Bawaslu Kabupaten Manggarai Buka Perekrutan Pengawas TPS

0
241
Bawaslu Kab. Manggarai, saat Rapat Koordinasi dengan seluruh Divisi SDM & Staf Teknis 12 Kecamatan

RUTENG, Swarantt.net Badan Pengawas Pemilu (bawaslu) kabupaten Manggarai akan membuka perekrutan pengawas TPS dalam rangka pemilu 2019.

Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai, Marselina Lorensia mengungkapkan, bawaslu kabupaten Manggarai akan melakukan perekrutan pengawas TPS di dua belas (12) Kecamatan se-kabupaten Manggarai.

Hari ini 01/2/2019 bawaslu Manggarai sudah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh Divisi SDM dan staf teknis semua kecamatan terkait penjaringan 920 pengawas TPS.

Lanjut Marselina, sesuai ‎ Pasal 1 ayat 23 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Pengawas Tempat Pemungutan Suara yang selanjutnya disebut Pengawas TPS adalah petugas yang dibentuk oleh Panwaslu Kecamatan untuk membantu panwaslu Kelurahan/Desa.

Timeline pengrekrutan pengawas TPS

Alfan Manah, selaku Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran mengungkapkan dalam perekrutan Pengawas TPS pemilu 2019 akan berlangsung secara terbuka. Selain harus memenuhi persyaratan administratif, pengawas TPS harus memenuhi standar integritas untuk memastikan pemilu 2019 berlangsung bersih, berintegritas dan bermartabat.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Manggarai, Herybertus Harun, penjaringan pengrekrutan pengawas TPS tersebut dapat dipublikasikan ke seluruh Kecamatan, Kelurahan, Rt. Rw. dan media, sehingga masyarakat mengetahui dan menjadi bagian untuk ikut serta sebagai pengawas TPS.

Berikut syarat menjadi pengawas TPS, diantaranya:  WNI yang berusia paling rendah 25 tahun, setia kepada Pancasila, UUD 45, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan Cita-cita Proklamasi, berpendidikan minimal SMA atau sederajat, tidak merupakan anggota parpol atau sudah mundur sekurang-kurangnya lima tahun pada saat mendaftar.

Selain itu, pengawas TPS harus bersedia bekerja penuh waktu. Mereka memiliki masa kerja 1 (satu) bulan dan terhitung 23 (dua puluh tiga) hari sebelum hari pemungutan suara dan 7 (tujuh) hari setelah hari pemungutan suara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here