BPBD Manggarai: Tingkat Bencana Alam di Kabupaten Manggarai Menurun pada Tahun 2018

0
191

Ruteng Swarantt.net – Kepala BPBD Kabupaten Manggarai mengungkapkan bahwa Bencana Alam yang terjadi di Manggarai Tahun 2018 Menurun dari Tahun 2017

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai mencatat adanya penurunan Bencana Alam yang terjadi pada Tahun 2018 di Kabupaten Manggarai jika dibandingkan Tahun 2017

“Kita mesti bersyukur karena Sesuai data yang masuk di BPBD Kab. manggarai sampai Desember 2018 bahwa Adanya penurunan Bencana Alam yang Terjadi di Kabupaten manggarai pada tahun 2018 jika dibandingkan dengan tahun 2017” Ujar Liber Habut Selaku Kepala BPBD Kab. Manggarai di Ruangan Kerjanya (8/01/2019).

Kepada Swarantt.Net saat ditemui di Ruangan Kerjanya Pada Selasa (18/1/19) Liber Memaparkan dengan Periode Desember 2017 lebih banyak terjadi bencana Alam , kejadian Longsor 309 titik, Banjir 648 , Angin Kencang 1535, Rumah terbakar 23 Unit, Bencana Sosial 20 , Rumah rusak akibat bencana 851 Unit, Kerusakan Irigasi 31 Titik, total Jalan rusak akibat Bencana 38 segmen, Deker dan Jembatan 6, fasilitas umum 23 unit, sarana ibadah 6 Unit.

“Sedangkan pada Tahun 2018, Bencana Longsor 81 titik, Banjir 32, Angin Kencang 775, Kebakaran Rumah 41 unit, Bencana Sosial 15, Rumah warga yang rusak akibat bencana angin 303 unit, Irigasi 26 titik, Segmen jalan 20, Deker 8, Fasilitas Umum 42 Unit, Sarana Ibadah 5 Unit” Pungkasnya

Meskipun potensi bencana Alam di Kab. manggarai Menurun, BPBD juga sering melakukan simulasi penanganan Bencana Alam, dan Masyarakat sangat antusias dengan kegiatan tersebut, apalagi kekita mereka sudah pernah menjadi korban Bencana Alam.

“Karena Musibah bencana alam terjadinya kapan itu kita tidak mengetahuinya, sehingga kami tetap saja melatih masyarakat dalam hal penanganan bencana alam, guna melatih masyarakat supaya tidak terjadi kebigungan saat terjadinya bencana Alam

“Antusias masyarakat juga saangat tinggi ketika kami membuat program seperti itu, seperti simulasi penangan tanah longsor yang kami lakukan di Gapong Kec. Cibal, masyarakat disana sangat antusias, hampir semua elemen masyarakat mengambil bagian dalam kegiatan tersebut

Untuk mengurangi resiko Bencana Alam di Tahun 2019 ini, BPBD Kabupaten Manggarai tetap Melakukan Koordinasi dengan Para Camat dan Kepala Desa Se-Kabupaten Manggarai.

“Saya selalu Berkoordinasi dengan Semua Camat dan Kepala Desa Se-Kabupaten Manggarai untuk sesering mungkin melakukan kegiatan yang dapat mengantisipasi terjadinya Bencana pada Tahun 2019 ini, Karena peran aktif Masyarakat dan Pemerintah sangat penting untuk mengantisipasi resiko Bencana Alam

“Banyak hal yg harus kita lakukan untuk mengantisipasi resiko Bencana Alam, salah satunya Pohon-pohon tinggi yg ada di dekat rumah warga harus ditebang, karena sangat beresiko ketika terjadi Angin kencang, begitu juga pohon yg ada di dekat Tiang Listrik, karena kalau pohon itu tumbang bisa menyebabkan aliran Listrik terganggu” Tutupnya
[Pepy Kurniawan / SW]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here