oleh

Buka Pendaftaran Pengawas TPS, Panwascam Reok Tolak Pelamar Titipan Parpol

Ruteng, Swarantt.net – Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Reok, Kabupaten Manggarai, Propinsi NTT secara resmi telah membuka pendaftaran bagi Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) untuk Pemilu 2019.

Pendaftaran pertama telah dibuka sejak 4 Januari 2019 lalu dan berakhir 10 Januari 2019.

Adapun sejumlah syarat yang wajib ditaati oleh Pelamar.

Syarat ini berdasarkan ketentuan yang termuat dalam Undang – Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.

“Kami akan pastikan bahwa Panwascam Reok tidak akan menerima Pelamar titipan Partai Politik (Parpol) atau Caleg tertentu karena Mereka adalah Penyelenggara Pemilu yang wajib menjunjung tinggi netralitas” Kata Mulyadi Abdul Kadir selaku Ketua Panwascam Reok yang membidangi Divisi SDM.

Katanya lagi, syarat lain yang harus dipenuhi Pelamar adalah tidak boleh terlibat dalam keanggotaan Partai atau tidak boleh masuk dalam jajaran Timses para Caleg. Jika Kami temukan pada saat melamar, maka Kami akan mencoret.

Selain itu, tambahnya, para Pelamar tidak boleh terikat perkawinan sesama Penyelenggara Pemilu, contohnya Pengawas TPS dan Penyelenggara Pemilu lainnya.

“Kalau Suami menjadi Pengawas TPS, maka isteri tidak boleh terlibat dalam Penyelenggara Pemilu lain. Sebaliknya kalau Isteri menjadi Pengawas TPS, maka Suami tidak boleh terlibat dalam Penyelenggara Pemilu lain” Tegas Pria yang pernah menjabat PPL Kelurahan Reo itu.

Dia pun menambahkan bahwa Pengawas TPS nantinya akan bertugas dari mulai pembuatan TPS, pemungutan suara dan perhitungan suara.

Pengawas TPS, jelas Dia, akan mengawasi pendistribusian C6 dan pengiriman logistik dari PPS ke TPS dan sebaliknya juga mengawasi pengiriman logistik dari TPS ke PPS setelah selesai Perhitungan Suara.

“Pengawas TPS nantinya juga akan berwenang menyampaikan keberatan dalam hal ditemukan dugaan pelanggaran, kesalahan atau penyimpangan lain pada saat berlangsungnya pemungutan suara sampai perhitungan suara. Mereka juga akan menerima salinan Berita Acara dari KPPS nantinya” Jelas Mulyadi.

“Pengawas TPS akan dibentuk 23 hari sebelum Pemilu dan diberhentikan 7 hari setelah Pemilu. Titik ekstra pekerjaan Mereka ada pada satu hari itu, yakni Tanggal 17 April 2019. Oleh karena itu Kami berharap agar para Pelamar menjaga kesehatan dengan baik sampai dipercayai mengemban tugas sebagai Pengawas TPS nantinya” Jelasnya menambahkan.

Penulis: Berto Davids

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed