oleh

Dana Kelurahan Tahun 2019 di Kecamatan Reok Belum Dicairkan, Pembangunan Mangkrak

Ruteng, Swarantt.Net Dana Kelurahan di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT hingga saat ini belum terealisasi sampai ke tangan para Lurah.

Informasi ini dibenarkan oleh Lurah Baru, Yosep Sudarso, Lurah Reo, Edi Junaidin dan Lurah Mata Air, Rita Udin ketikai dikonfirmasi Media ini, Minggu 18 Agustus 2019 Malam.

“Dana Kelurahan belum sampai ke Kami. Sampai saat ini Kami belum pernah diundang oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Tapem untuk bahas soal ini. Kami mohon kejelasannya siapa induk yang mengatur dana Kelurahan ini” Ngaku Yosep Sudarso.

Yosep pun menduga bahwa kendala ini sebenarnya ada di regulasi karena pihaknya harus menunggu perintah Camat. Tetapi mekanisme lanjutannya Camat yang tahu.

“Kami memang sudah dapat instruksi dari Camat untuk sosialisasi ke Masyarakat terkait penggunaan dana Kelurahan dan juga membentuk kelompok kerja melalui jasa karang taruna. Tetapi hingga sekarang dananya tidak ada” Kata Yosep.

Selain itu Lurah Reo, Edi Junaidin mengatakan hal serupa.

Dia mengatakan bahwa mekanisme pencarian untuk dana Kelurahan masih belum jelas. Tetapi pihaknya masih memakai swakelola tipe empat atau jasa Masyarakat.

“Kami mau Kordinasi dengan Siapa untuk mengetahui mekanismenya. Sektor untuk Kabupatennya siapa? sementara kalau mau ikut PP Kami harus kordinasinya dengan Camat” Tutur Edi.

Dia juga mengatakan seharusnya dana Kelurahan tahap 2 sudah dicairkan per Mei lalu namun pihaknya masih belum mendapat kejelasan.

“Kami takut ini membawa dampak bagi Masyarakat di kemudian hari pasalnya Masyarakat sudah merindukan pembangunan” Ungkapnya.

Lurah Mata Air, Rita Udin juga mengatakan hal serupa.

“Masalah regulasi. Memang ada acuannya Peremendagri 130 Tahun 2018 tentang pengelolaan dana Kelurahan tetapi tidak diikutkan dengan Perbup tentang pedoman teknik dan pedoman pelaksanaannya. Kami tidak tau juga apa soalnya di tingkat Kabupaten” Kata Rita.

Selama ini, katanya lagi, Camat sebagai Pengguna anggaran belum berani laksanakan kegiatan karena regulasi turunan dari Permendagri tidak diterbitkan berupa Perbup. Kami Lurah hanya sebatas PPTK itu sebagian pasal yang mengatur dalam Permendagri.

Sementara itu Kabag Tapem, Maksimus Bour saat dikonfirmasi Media ini menjelaskan bahwa Kordinasi dana Kelurahan untuk tahun 2019 harus melalui Camat.

“Sebaiknya langsung ke Camat karena Kelurahan perangkatnya Camat. Anggaran untuk Kelurahan ada pada DPA Kecamatan” Kata Bour.

Menanggapi itu, Camat Reo Ir. Kanisius Tonga melalui pesan singkatnya mengatakan bahwa Dana Kelurahan masih sementara proses.

“Tahap 1 jelas, sedangkan tahap 2 masih menunggu penyerapan tahap 1” Kata Dia.

Untuk diketahui bahwa akibat keterlambatan pencarian dana Kelurahan ini pembangunan di Kelurahan Baru terlihat mangkrak.

Misalnya pantauan Media ini hingga Senin 19 Agustus 2019 terdapat pembangunan drainase yang mangkrak di pinggir jalan dari jalur Perkuburan Umum Katolik Reo menuju Nanga Banda. Selain itu Rabat Beton di Dusun Jati pun demikian. (Berto Davids)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed