KPU: Surat Suara Tercoblos untuk Pemilu, Pilpres 2019 sebanyak 7 kontainer adalah hoax

0
209

JAKARTA, SwaraNTT.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyambangi Kantor Pelayanan Utama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (2/1/2018).

Kedatangannya untuk mengecek kabar ditemukannya 70 juta surat suara yang telah dicoblos di dalam tujuh kontainer.

Sebelumnya, Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi, mengatakan belum ada pencetakan surat suara pemilu hingga saat ini. “Tidak ada (soal temuan tujuh kontainer). Surat suara itu belum dicetak. Jadi dari mana surat suaranya,” ujarnya.

Pramono menjelaskan, lelang untuk menentukan produksi surat suara sampai saat ini belum selesai. Maka dia memastikan tidak ada surat suara yang sudah tercecer kemudian tercoblos.

“Pasti tidak ada. Tidak mungkin. Dipastikan tidak ada surat suara yang saat ini keluar karena memang belum dicetak,” tegas Pramono.

komisioner Bawaslu RI Muhammad Afiffudin dan Rahmat Bagja

komisioner Bawaslu RI seperti Muhammad Afiffudin dan Rahmat Bagja pun turut hadir untuk ikut pengecekan secara langsung terkait kabar tersebut.

Menurut Muhamad Afifudin, pelaku penyebar berita hoax ini harus segera ditanggap karena sudah mengganggu proses demokrasi pemilu kita.

Isu tentang penemuan surat suara ini mengemuka setelah Wakil Sekjen Demokrat, Andi Arief, menyampaikan hal tersebut di akun Twitternya pada Rabu. Dalam cuitan yang diunggah Andi pukul 20.05 WIB.

“Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di tanjung Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya. Karena ini kabar sudah beredar”. Namun, cuitan itu sudah dihapus oleh Andi sendiri beberapa saat kemudian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here