oleh

Menanggapi Tuntutan Demonstran, Ini Penjelasan Kordinator Umum PT MAP Waepesi

Ruteng, Swarantt.net – Menanggapi tuntutan┬ádan pernyataan sikap Organisasi Pergerakan Mahasiswa Manggarai (PMM) yang menggelar demonstrasi depan PT Menara Agung Pratama (MAP) Waepesi, Desa Bajak, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai pada Selasa 11 Juni 2019 pihak PT MAP melalui Kordinator Umum, Apolonius Darman akhirnya menjelaskan tentang aktivitas yang dilakukan AMP selama masa pengerjaan.

Dia menjelaskan bahwa tuntutan PMM dan Warga Dusun Waepesi terhadap aktivitas PT MAP adalah hal yang wajar namun pihaknya membantah jika ada yang mengklaim bahwa PT MAP seolah-olah berdiam diri dan tidak menanggapi keresahan Warga.

“Ini hanya Miss Komunikasi antara Warga dan pihak PT. Kami sedang berupaya untuk menindaklanjuti keluhan itu” Kata Darman.

Dia juga mengaku bahwa pihak PT telah berkoordinasi langsung dengan pihak Kesehatan agar segera mencegah dan melakukan pengobatan terhadap sasaran-sasaran yang terkontaminasi oleh aktivitas PT.

Terkait pencemaran polusi yang dihasilkan oleh PT, Darman menjelaskan bahwa pihaknya telah bersepakat dengan Warga setempat agar aktivitas AMP hanya boleh dilakukan tergantung arah angin. Jika arah angin menuju ke Waepesi maka untuk sementara aktivitasnya diberhentikan, misalnya dari Pukul 10.00 Wita sampai Pukul 15.00 Wita.

“Kami sudah sepakati itu secara bersama dan hal itu telah resmi tertuang dalam Berita Acara yang ditandatangani oleh Kepala Desa Bajak, Yosep Salem dan sejumlah Warga yang hadir” Ungkap Darman.

“Demo hari ini telah membantu mengingatkan Kami agar secepatnya merespon persoalan yang terjadi di tengah Masyarakat Waepesi” Ungkapnya lagi.

Darman juga menjelaskan bahwa poin-poin yang dihasilkan dalam kesepakatan bersama beberapa waktu lalu sedang direalisasikan oleh pihak PT, baik itu dari segi kesehatan, penerangan, upah kerja maupun pencemaran polusi.

“Jadi tidak benar jika ada pihak yang mengklaim bahwa PT tidak merealisasikan keluhan Warga. Semua sedang direalisasi, Kita masih menunggu waktu. Nanti Kamis tanggal 18 Pemilik PT MAP akan berdialog langsung dengan Warga terkait tindak lanjut keluhan itu dan capaian hasilnya” Ujar Darman.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa pada Selasa 11 Juni 2019 Pagi PMM dan Warga Waepesi turun ke jalan melakukan Demonstrasi depan PT MAP dan memboikot pagar masuk, pagar keluar serta Kendaraan Roda empat yang sedang beroperasi.

Mereka menuntut agar pihak PT segera merealisasikan janji dan menjamin kesejahteraan Masyarakat.

Penulis: Berto Davids

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *