Pelayanan SKCK di Polres Mabar Lamban Ribuan Pelamar CPNS Kecewa

0
1937

LABUAN BAJO, SwaraNTT.net ~ Ribuan masyarakat pencari kerja mengambil kesempatan dalam program tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 di pemerintah kabupaten Manggarai Barat, Rabu 03/10/2018.

Banyak masyarakat mengeluh dan merasa kecewa atas lambannya tingkat pelayanan proses penerbitan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), karena terbatasnya nomor antrean yang telah disediakan oleh pihak Polres Mabar.

Menurut AKBP Julisa Kusumowardono, S.I.K, Msi, sampai dengan hari ini tanggal, 3/10/2018 penerbitan masih sedang berjalan.

Kerterlambatan pelayanan penerbitan SKCK di Polres Mabar disaksikan media ini, ratusan bahkan ribuan jumlah pelamar CPNS yang datang antri menunggu lama dari pagi hingga sore hari, tidak dapat melakukan sidik jari dan mendapatkan SKCK.

Keterlambatan ini terjadi karena hanya sedikit saja persediaan nomor antrean pengurusan surat bukti kelakuan baik tersebut tidak sampai angka 100 jumlah nomor SKCK yang disediakan.

Karena tidak banyakanya persedian nonor tersebut, kata-kata keras bernada tinggi pun diteriakin secara beramai-ramai dari banyak orang yang menempati ruangan pelayanan sidik jari itu, hendak mengurus berkas SKCK itu. Mereka pun mengumpat-umpat dengan nada protes luapan amarah mereka, dihadapan kapolres Julisa.

“Bagaimana ini bapak kapolres, kami sudah lama menunggu dan hampir seminggu disini tapi tak berhasil-berhasil juga. Kenapa pengadaan nomor antreannya ini terbatas sekali. Padahal kami sudah lama meninggalkan sekolah dan anak-anak dikelas hanya demi mendapatkan SKCK ini”.

Bahkan, masyarakat para pencari kerja tersebut, sudah berapa hari datang ke Polres Mabar hanya untuk merebut nomor antrean sidik jari dan penerbitan SKCK. Namun tetap saja gagal.

Tolong bapak kapolres harus secepatnya mengambil jalan keluar dan kebijakan yang tepat demi nasib kami selama berada di Labuan Bajo ini, untuk direalisasikan. Demikian protes kerasnya di gedung sidik jari Polres Mabar tersebut di hadapan bapak kapolres Julisa sendiri, tegas mereka.

Sementara, Kapolres Julisa, merespon amukan amarah dan protes dari para pencari kerja untuk diterbitkan SKCKnya, kepada media ini dan dihadapan masyarakat yang mengurus SKCK menurut kapolres, kami dari Polres Mabar sudah berjuang maksimal untuk melayani penerbitan berkas yang diminta ini, yakni SKCK, seperti yang sudah terekam untuk sementara sudah mencapai angka tujuh ratusan jumlah surat telah diterbitkan bagi pelamar CPNS yang datang mengurus di Polres Mabar ini, ujarnya.

Namun upaya kami tetap saja belum bisa melayani semua, karena jumlah yang datang urus surat kelakuan baik ini terlampau banyak.

Sementara tenaga tekhnik yang terampil bagian melakukan sidik jari ini sangat sedikit. Tapi kami akan berusaha untuk secepatnya proses penerbitan surat ini demi waktu tenggang dari para pelamar ini yang agak singkat kami tidak masa bodoh, Pungkasnya. [Romanus/SN]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here