oleh

Pendamping PKH Rote Ndao Gelar Coaching FDS PKH

Rote Ndao, SwaraNTT.NET – Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Rote Ndao melaksanakan kegiatan Familly Development Session (FDS) atau Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) bersama Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Demikian disampaikan Koordinator Pendamping Program PKH Kabupaten Rote Ndao Herniveva Lani kepada Swarantt.net, Jumat (19/07/2019) disela-sela kegiatan Coaching FDS  bersama SDM PKH Rote Ndao dan KPM di Desa Oenggaut Kecamatan Rote Barat.

” Ia, kami melaksanakan kegiatan coaching FDS sambil berekreasi” katanya.

Materi FDS PKH terdiri atas 5 Modul yaitu Modul 1 Pengasuhan dan Pendidikan Anak (4 sesi), Modul 2 Pengelolaan Keuangan dan Usaha (3 sesi), Modul 3 Kesehatan dan Gizi (3 sesi), Modul 4 Perlindungan Anak (2 sesi), dan Modul 5 Kesejahteraan Sosial (2 sesi).

Coaching FDS dilaksanakan setiap bulan dan dilakukan per kecamatan. Bulan Mei yang lalu telah dilaksanakan di Kecamatan Landuleko (Rote bagian timur) dan bulan ini dilaksanakan di Kecamatan Rote Barat.

Kegiatan ini jelas Eva bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan persiapan bagi para Pendamping Sosial PKH sebelum turun ke Desa dampingannya untuk melaksanakan FDS bersama KPM masing-masing Desa.

Pantauan SwaraNTT.net di lokasi, Pendamping dan KPM dibagi menjadi 3 kelompok dengan materi FDS yang sama yaitu Modul Pengelolaan Keuangan dan Peningkatan Usaha.

Lebih lanjut wanita yang biasa disapa Eva itu mengatakan PKH adalah program pemberian bantuan bersyarat kepada Keluarga Miskin yang ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH.

Baca Juga :   Polsek Reo Gandeng Unsur Forkompimca dan Siswa SMK Turun Bersih Pantai

Pemerintah Indonesia tambah Eva sudah sejak tahun 2007 melaksanakan PKH, dan di Kabupaten Rote Ndao baru dilaksanakan pada Tahun 2013.

Untuk mendukung pelaksanaan program PKH ini di Rote Ndao lanjut Eva, pada tahun 2019, Kementerian Sosial (Kemsos RI) menetapkan SDM PKH Kabupaten Rote Ndao sebanyak 52 orang yang terdiri dari 1 orang Koordinator Kabupaten, 3 orang Operator Pangkalan Data, 46 orang Pendamping Sosial dan 2 orang Asisten Pendamping Sosial.

Pada Tahun 2019, sebanyak 33 Pendamping Sosial Kabupaten Rote Ndao telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) FDS di Balai Besar Pelatihan dan Pendidikan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional III Yogyakarta. Sementara sisanya belum mengikuti diklat sehingga perlu dilaksanakan coaching FDS agar pendamping yang telah mengikuti diklat dapat berbagi ilmu dengan pendamping yang belum mengikuti diklat.

Setelah melaksanakan Coaching FDS, peserta dan KPM melaksanakan rekreasi bersama.

Laporan : Agas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed