oleh

Pengelolaan Dana Desa di Desa Compang Cibal Diduga Tidak Transparan

Ruteng, swarantt.net – Warga persoalkan pengunaan Dana Desa di Desa Compang Cibal Kecamatan Cibal Barat Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur yang dianggap tidak transparan dan tidak sesuai dengan prosedur
Pengelolaan Dana Desa yang tidak transparan sehingga berdampak pada mangkraknya pembangunan dan tidak tepat sasaran, warga menilai prosedur pengelolaannya tidak dilakukan sebagaimana mestinya, demikian ungkapan salah satu warga yang enggan dimediakan namanya
Mulai dari pelaksanaan Musyawarah Dusun (Musdus) untuk merancang program pembangunan selama satu tahun anggaran yang tidak melibatkan masyarakat, sampai pada tidak adanya pemasangan papan/baliho informasi anggaran dan pembangunan tahunan
“Kami tidak pernah lakukan Musdus, papan informasi untuk anggaran setiap tahun saja tidak pernah dipasang, bagaimana kami bisa mengetahui anggarannya?” Pungkasnya (13/03)
Lebih lanjut Dia menerangkan, masih banyak masyarakat yang belum menyelesaikan pembangunan rumah bantuan anggaran tahun 2018, bahkan ada yang belum mulai sama sekali,  pasalnya material bahan bangunan belum lengkap hingga sekarang
Disisi lain, kata Dia ada penerima bantuan WC pada tahun 2017 tapi sampai sekarang belum ada bukti fisiknya, diduga pemerintah Desa tidak serius mengotrol bantuan yang diberikan kepada masyarakat
Salah satu prosedur yakni surat penyataan kesanggupan dari penerima bantuan rumah di Desa Compang Cibal, lanjut Dia, tidak dilakukan oleh pemerintah Desa sehingga berdampak pada kelalaian masyarakat dalam menyelesaikan pembangunan
“Masih banyak rumah yang belum selesai karena materialnya belum lengkap, anehnya lagi ada yang dapat bantuan WC tahun 2017 tapi sampai sekarang belum ada bukti fisiknya dan disini (Desa Compang Cibal) tidak membuat surat penyataan kesanggupan menyelasikan pembangunan sebelum pencairan material, kalau di Desa lain ada itu” Tutupnya
Salah satu penerima bantuan Karolus Radam mengungkapkan, pemberian bantuan rumah dan WC di Desa Compang Cibal tidak tepat sasaran dan tidak mengikuti prosedur juga tidak pernah lakukan sosialisasi untuk pelaksanaan pembangunan rumah tidak layak huni
Karolus menilai pemerintah Desa Compang Cibal tidak transparan dalam memberikan bantuan, pasalnya tidak disampaikan berapa jumlah anggaran untuk setiap unit rumah dan berapa jumlah bahan bangunan yang diberikan, sehingga sampai sekarang material bantuan tersebut masih tercecer di halaman rumahnya
“Bantuan WC juga diberikan lagi kepada orang yang sudah memiliki WC Permanen, saya tidak tau materialnya dikemanakan? sementara masih banyak yang belum mempunyai WC sama sekali, saya juga kaget tiba-tiba material bahan bangunan turun didepan rumah saya, sementara sebelumnya tidak pernah ada pemberitahuan, itu makanya saya biarkan tercecer di depan rumah” Tuturnya
Ditemui di Kantor Desa, Kepala Desa Compang Cibal Agustinus Haman mengakui bahwa selama tahun 2018 tidak membuat surat pernyataan kesanggupan penerima bantuan rumah dan ketidakadaan papan/baliho informasi anggaran dan pembangunan tahunan selama tahun 2017 dan 2018
Terkait Musdus untuk penetapan penerima bantuan, Kepala Desa Compamg Cibal sudah perintahkan semua kepala Dusun untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan rumah dan menanyakan kesanggupan penerima bantuan
Setelah lakukan pendekatan dan menayakan kesanggupan penerima bantuan, pemerintah Desa akan tetapkan penerima bantuaannya dan pencairan material untuk pembangunan rumah
“Sebelumnya ada (surat pernyataan kesanggupan) tapi untuk tahun 2018 kemarin memang tidak ada, tapi selama ini saya selalu perintahkan kepala dusun untuk lakukan pendekatan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan, setelah itu baru kami tetapkan dan lakukan pencairan bahan bangunan” Tukasnya (13/03)
Agustinus membenarkan bahwa sampai sekarang material untuk pembangunan rumah belum lengkap, namun hambatannya karena terhambatnya pengadaan barang dari suplayer, pembayarannya sudah dilakukan sejak akhir tahun 2018
Pemerintah Desa Compang Cibal janjikan untuk mendesak suplayer agar lengkapi material bahan bangunan, supaya masyarakat penerima bantuan bisa menyelesaikan pembangunan secepatnya
“Iya memang masih ada yang belum lengkap, kami sudah lunasi semua pembayarannya pada bulan Desember kemarin, nanti saya desak suplayernya untuk lengkapi material yang masih kurang” Tutupnya (Admin/PK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed