oleh

PMKRI Cabang Denpasar Rayakan HUT Ke 56

-DAERAH-626 views

BALI, SwaraNTT.Net – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI ) Cabang Denpasar Sanctus Paulus, merayakan hari ulang tahun yang Ke -56, Kamis, (10/10/2019).

Acara tersebut berlangsung di sekretariat PMKRI cabang Denpasar tepatnya di jalan Tamrin No. 1/8 Pemecetutan Denpasar.

Turut hadir dalam acara tersebut, Yos Paulus Adi Riadi Ketua pertama PMKRI Denpasar Sanctus Paulus, para mantan ketua alumni PMKRI, serta rekan – rekan Cipayung plus.

Pada peringatan HUT PMKRI tahun ini mengusung tema mengangkat “Persaudaraan Sejati dengan Semangat Nilai – Nilai Kekatolikkan”.

Acara diawali dengan Ibadah Sabda sekaligus doa Rosario yang dipimpin oleh Suster Tias selanjutnya rangkaian kegiatan dipandu langsung, Mansentus Jehata selaku Presiden Pengembangan Organisasi.

Yos Paulus Adi Riadi, menyampaikan, kesederhanaan dalam proses perayaan Dies Natalis inilah yang membuat kesan yang sangat bermakna yang selalu mengawali semua rangkaian kegiatan dengan ibadah atau misa. Ini menjadi hal yang mendasar yang harus dimiliki oleh setiap Kader PMKRI yaitu militansi Iman.

“kesederhanaan dalam proses perayaan Dies Natalis inilah yang membuat kesan yang sangat bermakna yang selalu mengawali semua rangkaian kegiatan dengan ibadah atau misa. Ini menjadi hal yang mendasar yang harus dimiliki oleh setiap Kader PMKRI yaitu militansi Iman” ungkap mantan ketua pertama PMKRI  cabang Denpasar.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Denpasar Sanctus Paulus Periode 2019 – 2020, Robertus Dicky Armando,  mengatakan, PMKRI harus selalu menjadi organisasi yang adaptif dan selalu memberikan perubahan  bagi gereja dan tanah air dengan berorientasi pada pembinaan dan perjuangan.  Sebagai kader baret merah bolt kuning, diusia yang tidak muda lagi kita juga dituntut untuk menjadi kader yang  lebih mengilhami  nilai-nilai kekatolikan dan 6 Identitas kader, yang  pada akhirnya menjadi garam dan terang dunia.

Baca Juga :   Pertamina Reo Pastikan Pasokan BBM di Hari Lebaran Aman

“PMKRI harus selalu menjadi organisasi yang adaptif dan selalu memberikan perubahan  bagi gereja dan tanah air dengan berorientasi pada pembinaan dan perjuangan.  Sebagai kader baret merah bolt kuning, diusia yang tidak muda lagi kita juga dituntut untuk menjadi kader yang  lebih mengilhami  nilai-nilai kekatolikan dan 6 Identitas kader, yang  pada akhirnya menjadi garam dan terang dunia”. Jelas Ketua Presidium PMKRI Cabang Denpasar.

Dalam sambutan Prof. Aron Meko Mbeto, alumi cabang Denpasar sekaligus Guru Besar Linguistik Universitas Udayana, mengatakan bahwa dengan militansi imanlah kita dapat melakukan perubahan apapun.

Selain itu, Guru Besar Universitas Udayana, berpesan bahwa sebagai kader PMKRI harus tetap mengutamakan pendidikan akademis sehingga sukses organisasi dan sukses juga dalam dunia pendidikan.

“sebagai kader PMKRI harus tetap mengutamakan pendidikan akademis sehingga sukses organisasi dan sukses juga dalam dunia pendidikan,”. Cetus Prof. Aron Meko Mbeto.

Kegiatan dies Natalis ini sebagai momentum untuk refleksi perjalanan PMKRI selama 56 tahun dan sebagai ajang silaturahmi semua kader perhimpunan.

 

G. Setiawan

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed