oleh

PMKRI Ruteng Gelar MPAB ke-23 Minta Generasi Milenial, Harus Militan

-DAERAH-192 views

RUTENG, SwaraNTT.net ~ Ketua Organisasi Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng,  Servasius Sardi Jemorang, menggelar masa penerimaan anggota baru (MPAB) ke-23 di Aula dinas PKO kabupaten Manggarai.

Ia meminta pemuda milenial harus bisa menjadi generasi militan di tengah derasnya arus gejolak kehidupan dibalik kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mengarah ke hal negatif, Kabupaten Manggarai, provinsi Nusa Tenggara Timur, minggu, 28 oktober 2018.

Menurut, ketua PMKRI Cabang Ruteng,  Servasius Sardi Jemorang, dalam sambutannya di acara MPAB tersebut, menjelaskan di tengah semakin pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi atau perkembangan IPTEK yang begitu pesat saat ini begitu banyak waktu luang yang tidak dapat dimanfaatkan secara baik dan produktif oleh  generasi muda milenial.

Dengan munculnya generasi milenial ini adalah sebuah fenomena yang bergejolak  negatif bagi pembentukan generasi muda yang militan dan  bermental kuat serta dewasa dalam berpikir, bersikap atau pun bertingkah laku yang baik dalam bertindak. Seperti cara hidup generasi muda yang serba instan tidak mau bekerja keras, tumbuhnya sikap masa bodoh, banyak waktu berhura-hura, mudah putus asa, dan tidak peka terhadap masalah sosial yang sungguh memprihatinkan terjadi di masyarakat, jelasnya.

“Sebenarnya begitu banyak waktu luang yang ada tidak dapat  digunakan secara baik dan produktif oleh karena tumbuhnya  fenomena generasi muda milenial yang bergejolak ke arah negatif. Dapat dibuktikan, dengan ciri khas generasi muda yang serba hedon, masa bodoh, hura-hura, dan tidak peka terhadap persoalan sosial yang mesti menjadi perhatian serius di tengah masyarakat yang terjadi saat ini”, ujarnya.

Lebih lanjut, Ia pun meminta kader baru PMKRI Ruteng itu agar dengan masuk di organisasi tersebut, bisa menjadikan wadah perhimpunan ini sebagai tempat belajar, berdiskusi, menjadi kader yang produktif dan pekerja keras. Demi menciptakan perubahan dengan memperhatikan dan menyuarakan kepentingan umum, sebab semuanya bergantung kepada generasi muda mahasiswa yang  siap relaberkorban serta bertanggung jawab sebagai agen perubahan, apalagi sekarang moment refleksi sumpah pemuda, Tutupnya.

Menegaskan hal itu, perwakilan organisasi OKP gerakan mahasiswa nasional Indonesia (GMNI) Cabang Manggarai, sekretaris GMNI, Gui Jeheman, menambahkan pernyataan ketua PMKRI Servasius, menerangkan saat ini untuk perlu diketahui bersama begitu banyak permasalahan di desa yang jauh dari pantauan aktivis mahasiswa, seperti penggunaan dana desa yang belum maksimal digunakan untuk membangun desa. Hal ini, karena manajemen pengelolaan dana desa belum transparan, aparat desa yang belum terampil. Ini terjadi di seluruh wilayah kabupaten Manggarai Raya umumnya,

Karena itu, sangat dibutuhkan peran pemuda mahasiswa PMKRI dan GMNI untuk proaktif dalam mengkawal penggunaan dana desa sesuai tujuan dan tepat sasaran, tegasnya.

“Ada begitu banyak persoalan di desa, di Kabupaten Manggarai Raya, ini yang terjadi. Seperti penggunaan dana desa yang manajemen pengelolaan tidak transparan, dan aparatnya pun tidak trampil. Karena itu, sangat dibutuhkan peran pemuda mahasiswa PMKRI dan GMNI untuk proaktif mengkawal penggunaan dana desa ini agar kedepannya bisa lebih baik dan berdampak bagi pembangunan desa, ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Alumni PMKRI, Aleksius Arman jaya, mantan ketua PMKRI Cabang Malang, yang memberi sambutan dalam seremonial MPAB tersebut, menerangkan organisasi PMKRI adalah kampus perjuangan, kampus untuk berdiskusi dan berlatih bagi semua kader PMKRI terutama  bagi anggota kader baru yang mau belajar di di dalam wadah perhimpunan ini.

Kader baru harus berani untuk meneteskan darah juangnya, bagi roh dan sepirit pergerakan PMKRI masa kini, masa depan dan PMKRI masa lalu arahnya tidak berubah harus tetap sama, yakni mewujudkan keadilan di tengah semakin maraknya ketidakadilan yang terjadi di dalam bangsa yang sudah merdeka ini, Pungkasnya. [Romanus/SN]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed