oleh

Tangani Sampah, Lurah Reo Pimpin Warga Bersih Lingkungan, Roda 3 Diaktifkan

Ruteng, Swarantt.net – Warga Kelurahan Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT secara bersama melakukan kegiatan pembersihan Lingkungan pada Jumat 13 September 2019 Pagi.

Kegiatan pembersihan ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti masalah Sampah di Kecamatan Reok.

Kegiatan pembersihan itu berpusat di Lingkungan Nanga dan dipimpin langsung oleh Lurah Reo, Theobaldus Junaidin.

Para RT/RW dan Kepala Lingkungan serta Tokoh Masyarakat dan Warga sekitar Lingkungan Nanga dikerahkan untuk turun membersihkan Lingkungan.

Mereka membersihkan Kotoran-kotoran Sampah, Pekarangan Rumah dan sebagian Sampah-sampah yang berserakan di Bantaran Sungai Waepesi.

Kendaraan Roda 3 pun diaktifkan untuk mengangkut Sampah yang telah dibersihkan itu.

Lurah Reo, Theobaldus Junaidin kepada Swarantt.net mengatakan bahwa pembersihan Lingkungan ini merupakan bentuk tanggung jawab dan tindak lanjut terhadap permasalahan Sampah.

Selain itu Dia pun mengatakan bahwa pembersihan Lingkungan ini merupakan bentuk kepedulian yang muncul dari Pribadi setiap orang terhadap kebersihan Lingkungan sehingga kepedulian itu berdampak positif bagi kesadaran kolektif.

“Kami punya kesadaran masing-masing Pribadi untuk kebersihan lingkungan dan kesadaran itu ditularkan ke orang lain sehingga munculah kesadaran kolektif” Tutur Theobaldus.

Lebih lanjut Mantan Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan Kantor Camat Reok ini menuturkan bahwa pihaknya berencana membangun komunikasi dengan pihak terkait untuk melakukan kegiatan normalisasi di Bantaran Sungai Waepesi yang berpusat di Lingkungan Nanga itu.

Normalisasi itu, Kata Theobaldus, bertujuan agar proses aliran Sungai Waepesi tidak terhambat oleh tumpukan Sampah-sampah yang berserakan di sekitar itu. Dengan demikian Sungai Waepesi pun dapat terlihat bersih dan dapat dikonsumsi.

“Nanti Saya akan komunikasikan hal ini dengan pihak terkait agar bisa memanfaatkan Alat Berat Eksa untuk membersihkan Sampah. Sehingga proses normalisasinya bermanfaat” Kata Theobaldus.

Pantauan Media ini sepanjang bantaran Sungai Waepesi masih terlihat tumpukan Sampah dan kondisi ini harus perlu diperhatikan. (Berto Davids)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed