Tarian Doku Mewarnai Pelaksanaan Wisuda STIE – STKIP YPUP Makassar

0
343

Makassar, swarantt.net – Sanggar Budaya Manggarai (SBM) Makassar sukses mempersembahkan Tarian Doku (Nyiru) pada Wisuda STIE-STKIP YPUP Makassar (Selasa, 19/02/2019)

Tarian yang ditampilkan di Gedung Balai Manunggal Makassar itu berhasil memukau ratusan penonton, baik wisudawan, Orang Tua, pihak kampus maupun undangan lainnya yang ikut menyaksikan pentas tarian tersebut.

Salah satu penari Tarian Doku, Rita mengungkapkan rasa bangga dan senang bisa tampil pada moment tersebut, Kata Dia Organisasi yang baru dibentuk beberapa Tahun di Kota Makassar ini sudah mengikuti banyak kegiatan besar di Kota Makassar

Lebih lanjut Dia mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan oleh SBM Makassar di Kampus YPUP Makassar merupakan moment bersejarah, pasalnya dalam pelaksanaan wisuda sebelumnya Pemuda Manggarai tidak pernah menampilkan tarian khas budaya Manggarai, tapi pada wisuda 2019 mereka berhasil ikut terlibat dalam mengisi agenda Wisuda itu

“Pastinya kami merasa bahagia dan bangga sekali, SBM yang baru di bentuk beberapa tahun lalu tapi sudah banyak terlibat dalam kegiatan besar, apalagi paling bersejarah selama wisuda YPUP dari tahun ke tahun, baru tahun 2019 mahasiswa Manggarai ambil bagian dalam kegiatan seperti ini, biasanya di lakukan oleh organisasi internal kampus” Tutur penari asal Manggarai Timur itu

Senada dengan yang Dia sampaikan Petrus Gauk menambahkan, suksesnya penampilan tersebut tidak terlepas dari kerjasama semua pikak yang telah membantu mereka selama masa persiapan, menyadari hal tersebut Dia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu

Peter berharap para penari tidak boleh terlena dengan banyak pujian yang mereka dapatkan selama ini, Dia meminta supaya mereka tetap serius untuk latihan agar bisa menjadi penari profesional kedepannya

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu, dan harapan saya para penari bisa lebih giat lagi berlatih supaya bisa menjadi penari profesional kedepannya, intinya jangan terlena dengan pujian” Pungkas pelatih Tarian Doku SBM itu

Fransiskus Jebaru selaku Ketua Sanggar Budaya Manggarai (SBM) Makassar kepada media ini menuturkan Seiring berjalannya waktu, kemajuan dunia semakin pesat sehingga dengan kemajuan teknologi akan mengurangi kultur yang melekat dalam setiap pribadi manusia, secara khusus bagi kaum muda

Namun dengan adanya Sanggar Budaya Manggarai (SBM) Makassar, pemuda dan mahasiswa Manggarai yang kuliah di Kota Makassar bisa belajar tentang budaya dan tidak lagi melupakan budaya asli Manggarai, terbukti SBM sering terlibat pada kegiatan-kegiatan besar di Kota Makassar untuk menampilkan budaya khas Manggarai salah satunya Tarian Doku

“Kami tetap lestarikan budaya asli Manggarai di Makassar, kami tidak ingin dengan perkembangan teknologi bisa mempengaruhi rasa cinta kepada budaya kita sendiri sehingga kami di Kota Makassar membentuk wadah berkumpulnya pemuda Manggarai untuk sama-sama belajar tentang budaya Manggarai” Pungkas pemuda asal Satarmese itu

Lebih lanjut Dia manambahkah, baginya tarian ini sengaja dipentaskan guna untuk memperkenalkan tarian khas budaya Manggarai kepada masyarakat banyak lebih khusus di Kota Makassar, pasalnya Tarian Doku ini berangkat dari cerita rakyat manggarai itu sendiri yang kemudian diceritakan dalam sebuah Tarian

“Tarian Doku adalah Tarian pembagian warisan dalam bentuk laba-laba melambangkan cerita Rakyat dalam bentuk Tarian yang memberi arti bahwa tarian ini adalah menceritakan hasil panen rempah-rempah masyarakat Manggarai dan pembagian lingko atau warisan yang diceritakan dalam sebuah Tarian” Tutupnya (Admin/PK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here