Waspada, Penyakit Demam Berdarah Sudah Menular Ke Kecamatan Reok

0
768

Ruteng, Swarantt.net – Penyakit Demam Berdarah (DBD) secara langsung sudah menular ke Wilayah Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT pada Selasa 15 Januari 2019 lalu.

Hal ini dijelaskan oleh Kepala Puskesmas Reo, Muhamad Saleh saat diwawancarai Swarantt.net, Selasa 22 Januari 2019 Malam di Kediamannya.

Saleh menjelaskan bahwa menularnya Penyakit Demam Berdarah ke Wilayah Kecamatan Reok dibuktikan oleh hasil pemeriksaan Medis RSUD Ben Mboi Ruteng terhadap seorang Pasien yang dirujuk dari Puskesmas Reo beberapa waktu lalu.

“Kami pernah merujuk seorang Pasien dari Puskesmas Reo ke RSUD Ben Mboi Ruteng beberapa waktu lalu. Pasien itu awalnya mengalami Demam” Ngaku Saleh.

“Sebenarnya Saya kurang yakin karena awalnya Pasien hanya terkena Demam biasa tetapi setelah Demamnya parah dan dirujuk serta diperiksa di Ruteng Pasien itu ternyata positif terkena Demam Berdarah” Ngakunya lagi.

Dia juga menjelaskan bahwa tertularnya Penyakit Demam Berdarah ke Pasien itu dipengaruhi oleh faktor lingkungan luar saat pulang liburan.

“Waktu Pasien itu pulang berlibur dari Jawa Dia nginap semalam di Lembor Kabupaten Manggarai Barat. Setelah kembali dari Lembor Pasien itu terkena Demam dan akhirnya dirujuk ke Ruteng. Dari Ruteng Kami terima informasi bahwa pasien itu sudah positif terkena Demam Berdarah, sehingga Kami langsung mengambil kesimpulan bahwa kemungkinan besar atau diduga Pasien itu tertular Demam Berdarah dari Lembor” Paparnya.

Merespon peristiwa itu, Kata Saleh, pihaknya langsung gencar melakukan sosialisasi sebagai bentuk upaya pencegahan.

Sosialisasi itu dimulai dari tingkat Kecamatan, Desa, Dusun sampai RT/RW di Wilayah Kecamatan Reok.

Menurutnya, tertularnya Penyakit Demam Berdarah ini lebih banyak datang dari kotornya lingkungan seperti kumuh dan sampah serta air yang terlalu disimpan lama sehingga membuat nyamuk meraja lela.

Oleh karena itu pihak Puskesmas Reo lagi gencar lakukan sosialisasi.

Selain sosialisasi adapun bentuk pencegahan yang dilakukan oleh pihak Puskesmas Reo, yakni memberikan Posyandu, 3M, Kelambu dan Obat Nyamuk kepada Masyarakat.

Dia pun mengaku bahwa pihaknya juga sudah pernah melakukan pencegahan ini di Pertamina Reo dan pada kesempatan itu disepakati bahwa semua Sopir Tanki dari Labuan Bajo menuju Reo diwajibkan menggunakan obat nyamuk oles agar tidak tertular Demam Berdarah, sebab Demam Berdarah yang menular ke Wilayah Kecamatan Reok berasal dari luar.

“Semua Sopir Tanki harus gunakan obat nyamuk karena Mereka lebih dominan menuju dari Manggarai Barat ke Reo. Kita semua tahu bahwa Manggarai Barat sudah terkena Demam Berdarah. Jangan sampai akan tular lagi ke Reo” Tutupnya.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here