oleh

Belum Setahun, Bangunan Puskesmas Wae Kajong Sudah Retak

RUTENG, SwaraNTT.net ~ Proyek Pembangunan Gedung Puskesmas Wae Kajong di Desa Kajong Kecamatan Reok Barat Kabupaten Manggarai diduga asal jadi, Jumat, 21/09/18.

Akibatnya banyak bagian luar dan dalam gedung Puskesmas mengalami kerusakan. Proyek yang bersumber dari dana DAK Afirmasi tersebut dibangun pada tahun 2017 lalu sudah mulai retak pada dinding bangunan.

Konstruksi bangunan yang menelan dana sekitar Rp 1,3 miliar tersebut diduga dikerjakan asal jadi oleh pihak kontraktor.

Pantauan swarantt.net, Kamis (20/08/18) semua ruangan bagian dalam bangunan tersebut sudah retak dan kayu kosen pintu dan jendela sudah ada yang mengkerut.

Kepala Puskesmas Wae Kajong Yosef Centis ketika dikonfirmasi membenarkan kerusakan pada bangunan Puskesmas wae kajong tersebut.

“kalau kita lihat dengan kasat mata saja kondisinya sudah seperti ini pada dinding tembok sudah banyak yang retak, kayu kosen pintu ruangan dan kosen jendela sudah ada yang mengkerut”, Ungkap Kapus Wae Kajong.

Ia juga mengungkapkan kepada media ini bahwa, dibagian tengah bangunan tersebut memang dibuat ruang terbuka akan tetapi kalau musim hujan membajiri bagian ruangan untuk itu saya (kapus) punya ide untuk lakukan pemasangan kanopi dibagian tengahnya, Ungkap Yosef Centis.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai dr.Yulianus Weng, M.Kes ketika dikonfirmasi melalui sambungan Telephone kepada media ini, baru mengetahui kondisi bangunan proyek di Puskesmas Wae Kajong tersebut sudah ada yang retak.

Baca Juga :   Bagi Paket Sembako, Bupati Deno: Ini Bantuan Tanggap Darurat

Dijelaskannya, pembangunan Puskesmas Di Desa Kajong tersebut masih dalam pemeliharaan oleh pihak kontraktor. Karena itu, kontraktor akan memperbaiki kerusakan yang ada.

“Memang ini masih dalam masa pemeliharaan nanti kalau memang kondisi bangunan tersebut ada yang rusak silahkan kepala Puskesmas Wae Kajong menyurati ke Dinas supaya pihak kontraktornya segera memperbaiki kerusakan yang ada,” tambah Kadis Dinkes.

Warga berharap, adanya perhatian serius Pemerintah untuk segera memperbaiki bangunan gedung yang gunakan dana miliaran rupiah. Sehingga dapat memperlancar dan menjamin kenyamanan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. [Nathan/SN]

Komentar

News Feed