oleh

BPNB Propinsi Bali Gelar Workshop Penguatan SDM Kepada Komunitas Budaya di Manggarai

Manggarai,SwaraNTT.Net – Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Propinsi Bali yang merupakan Unit Pelaksanan Teknis Direktorat Jenderal Kebudayaan dengan wilayah kerja meliputi Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Barat serta Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar Workshop dengan tema “Cerita Disekitar Kita, Penguatan Pengetahuan dan Narasi Kebudayaan Manggarai” yang diselenggarakan di Hotel Revayah Ruteng, (07-09/10/2021).

Workshop ini terselenggara atas kerja sama BPNB Propinsi Bali dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Manggarai, yang melibatkan komunitas budaya di Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur ( Manggarai Raya). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut, S.H.

Adapun tujuan dari penyelenggaraan workshop tersebut adalah
1. Memberikan pengetahuan dan informasi kepada masyarakat terutama komunitas budaya di Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai serta Kabupaten Manggarai Timur tentang warisan budaya dan potensi daya tarik wisata sehingga dapat dijaga kelestariannya;
2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari komunitas budaya yang ada di Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai serta Kabupaten Manggarai Timur sehingga dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah dan pembangunan nasional.

Pembicara dalam kegiatan ini ;
1. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Manggarai Barat
2. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Manggarai
3. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Manggarai Timur
4. Yovita Erni Jem, S.Pd
5. Leonardus Nyoman
6. Rm.Dr.Inosensius Sutam, Pr
7. Dr. Hieronimus Canggung Darong, S.S.,M.Pd.

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Bali, I Made Dharma Suteja, S.S.,M.Si., dalam sambutannya mengatakan pengembangan Labuan Bajo sebagai Destinasi Super Prioritas tentunya harus disambut dengan baik serta kesiapan masyarakat untuk menerima semua perubahan yang akan terjadi.

Baca Juga :   Panwascam Rela Mendaki Gunung Demi Mendapatkan Jaringan Internet
Wakil Bupati Manggarai Heribertus Ngabut,SH, Saat Menerima Cenderamata Usai Membuka Kegiatan Workshop,Hotel Revayah (07/10/2021), Foto : Tim BPNB

Tetapi perubahan itu lanjutnya jangan sampai menggeser nilai-nilai budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat lokal. Sehingga lanjut Dia upaya-upaya pengelolaan aset-aset budaya yang dimiliki oleh masyarakat Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai serta Kabupaten Manggarai Timur harus terus dilakukan.

“Perubahan itu pasti akan terjadi dan tidak bisa dihindari, tugas kita adalah menjaga jangan sampai nilai-nilai budaya lokal tergerus dengan perubahan itu, lakukan terus upaya pengelolaan aset-aset budaya, pertahankan nilai-nilai budaya sebagai panduan hidup masyarakat” katanya.

Sebagai salah satu bentuk pengelolaan aset budaya , khususnya nilai budaya Kata
I Made Dharma Suteja, S.S.,M.Si adalah dengan mencatatkan serta menetapkan budaya masyarakat dalam Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Yang tak kalah penting kata I Made Dharma Suteja, S.S.,M.Si dalam pengembangan Labuan Bajo sebagai destinasi Wisata Prioritas adalah kesiapan SDM masyarakat. SDM sebagai modal utama dalam usaha pengembangan aset-aset wisata yang bisa memberikan dampak ekonomi. SDM yang memadai lanjutnya akan memberikan keselarasan antara pengembangan wisata dengan pemeliharaan aset-aset budaya.

 

News Feed