oleh

BPOLBF Dukung dan Kawal Pengelolaan Sampah Plastik di Destinasi Wisata Bahari Labuan Bajo

Labuan Bajo, SwaraNTT.Net – Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatina, didampingi Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastuktur Kemenparekraf Vinsensius Jemadu menghadiri acara serah terima Mesin Program Eco Edu Tourism Hilirisasi Pengolahan Sampah Plastik Melalui Prirolisis Dari PT. Astra Internasional Kepada Pengurus UPS RT 12 Desa Gorontalo Bertempat di SD Gorontalo.

Demikian release yang diterima SwaraNTT.Net melalui
Kepala Divisi Komunikasi Publik
Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores Sisilia Lenita Jemana, melalui pesan WhatsApp Minggu (05/12/2021) siang.

Saat memberikan sambutan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Vinsensius Jemadu menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PT. Astra Internasional yang telah memberikan sumbangsih berupa mesin pengolah sampah plastik yang bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Badan Otorita Labuan Bajo Flores.

Lebih lanjut Dia mengatakan akan mengawal penggunaan dan pengelolaan sampah secara periode yang dimandatkan kepada Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores.

“Saya akan minta BPOLBF untuk lalukan monitoring secara periode terhadap pelaksanaan kegiatan ini, dan dalam jangka pendek kita harapkan ini akan jadi pilot project untuk bisa di terapkan di tempat lain, tapi ingat dalam jangka panjang kita tidak mengharapkan banyak mesin lagi, yang kita harapkan adalah sudah tidak ada sampah lagi”. Ujar Vinsensius Jemadu.

Sementara itu Direktur Utama BPOLBF Shana Fatina menyampaikan apresiasinya kepada PT Astra Internasional atas sumbangan mesin pengelola plastik yang diberikan kepada warga Rt 12 Desa Gorontalo. Shana juga mengatakan akan mendukung dan mengawal pengelolaan sampah plastik di Desa Gorontalo dan berharap kegiatan ini akan dapat di impementasikan juga di 11 kabupaten wilayah Flores, Lembata Alor dan Bima.

“Kami akan siap dukung dan mengawal kegiatan pengelolan sampah plastik dan muda-mudahan ini dapat kami replikasikan di 11 Kabupaten wilayah Flores, Lembata, Alor dan Bima karena untuk penanganan sampah plastik kresek wilayah bahari khususnya laut itu tidak hanya menjadi kepentingan Labuan Bajo, Wilayah Floratama tetapi juga untuk Indonesia”. Ujar Shana Fatina.

CSR Manager PT. Astra Internasional, Wiyoko juga dalam sambutannya mengatakan bahwa permasalahan sampah plastik di Indonesia telah cukup lama menjadi konsen PT. Astra Internasional, terlebih khusus Labuan Bajo yang telah menjadi destinasi super prioritas Indonesia saat ini. Beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak dan akan terus berkelanjutan.

“semoga apa yang kami lakukan bersama teman-teman dapat memberikan manfaat , dampak yg baik bagi kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat dan juga menjadi pendidikan bagi masyarakat yang ingin belajar mengolah sampah menjadi bahan bakar”.

Baca Juga :   Bupati Hery Nabit Resmikan Pompa Hydran Kodim 1612/Manggarai di Beokina

News Feed