oleh

Bupati Hery Nabit, Belajar Online Gampang, Mengajar Online Susah

Manggarai, SwaraNTT. Net – Masa Pandemi Covid-19 menyebabkan proses belajar mengajar berubah. Semula dilakukan dengan tatap muka, tetapi saat ini, proses belajar mengajar dilakukan secara jarak jauh dengan memanfaatkan jaringan internet, serta teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Demikian disampaikan Bupati Manggarai Herybertus GL. Nabi saat memberikan sambutan di SMPN 1 Langke Rembong, Kabupaten Manggarai NTT, Jumat (22/04/2022. Bupati Hery berkunjung ke Sekolah tersebut dalam rangka memantau pelaksanaan Ujian Sekolah.

Pembelajaran di Era pandemi seperti saat ini kata Bupati Hery butuh pengajar yang memiliki kecerdasan yang lebih, salah satunya adalah penguasaan tekhnologi. Karena saat ini kata Dia dunia pendidikan beranjak menuju era digitalisasi. Hal ini lanjutnya bukan saja berlaku pada lembaga pendidikan, tetapi juga instansi pemerintah.

“kalau sekolah sudah menerapkan ini, ya kantor-kantor pemerintah juga harus seperti itu, tidak ada lagi pakai surat menyurat yang menggunakan banyak kertas” ungkapnya.

Dari segi manfaat, lanjut politisi PDI Perjuangan ini mengatakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) telah mencatatkan proses pendidikan di Indonesia ke arah digitalisasi. Namun di sisi lain, banyak hambatan yang ditemui. Bagi daerah yang jaringan internetnya baik PJJnya berjalan lancar, tetapi sebaliknya yang jaringannya tidak baik, berjalan tidak normal.

Apalagi jelas Bupati Hery kalau tingkat ekonomi orang tua tidak mumpuni sehingga akan berdampak pada kepemilikan HP Android dari para siswa. Proses belajar mengajar yang membutuhkan praktik langsung juga mengalami kendala. Bupati Hery juga menambahkan bahwa belajar online itu gampang, yang susah itu mengajar online.

“belajar online itu gampang bapa, yang susah itu mengajar online, baik kalau ada orang disebelah, kalau tidak, mau omong dengan siapa, siswa matikan kamera atau alasan jaringan, tapi itulah situasinya saat pandemi seperti ini, tapi saya beri apresiasi yang setinggi-tingginya buat semua guru yang walaupun dalam segala keterbatasan tetap menjalankan tugas dengan baik” kata Bupati Hery.

Untuk itu Dia mengajak kepada seluruh pengambil kebijakan di dunia pendidikan,para pengelola lembaga pendidikan para guru, bahwa untuk mengatasi hal itu dibutuhkan inovasi khususnya oleh pihak guru dan sekolah dalam memanfaatkan keadaan yang serba terbatas.

Baca Juga :   Bupati Manggarai Apresiasi Pelaksanaan Hari Sabtu Bersih

Lebih lanjut, Mantan salah satu Direktur BPO Labuan Bajo Flores ini menegaskan bahwa tujuan pendidikan adalah untuk mencetak generasi penerus bangsa cerdas, serta membentuk karakter bangsa yang berbudaya. Sehingga, tantangan apapun harus dapat diatasi dan menjadi tanggung jawab bersama.

Sebelumya Kepala Sekolah SMPN 1 Langke Rembong Adrianus Ndiri Lirik dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Hery Nabit karena sudah memantau secara langsung proses pelaksanaan ujian di sekolah tersebut.

SMPN 1 Langke Rembong Kepsek Ardi menjelaskan pelaksanaan ujian di sekolahnya sudah menggunakan sistem online dan berjalan aman dan lancar. Jumlah siswa yang mengikuti ujian sebanyak 436 orang, dan semuanya hadir.

“Kami disini melakukan ujian Sekolah secara online, peserta 436 orang semuanya hadir dan mengikuti ujian ini, lengkap, kemudian mereka menggunakan perangkat androidnya masing-masing, dan kami menggunakan aplikasi exam broser, sehingga kecil kemungkinan anak-anak untuk nyonteknyontek, begitu mereka keluar dari aplikasi ini, maka dengan sendirinya Dia dinyatakan selesai mengerjakan ujian” Katanya.

News Feed