oleh

Bupati Hery Nabit Bersama Warga Kecamatan Reok Barat dan Warga Mabar Perbaiki Jalan Rusak

Manggarai, SwaraNTT.Net – Pasca warga Munta Desa Kajong Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, melakukan aksi tanam pohon Pisang, pada ruas jalan jalur Provinsi, pada Rabu 16/11/2022 lalu, mendapatkan perhatian banyak pihak.

Pantauan media ini, pada Senin 21/11/2022, Bupati Manggarai, Herybertus Nabit turun langsung bersama warga di Kecamatan Reok Barat serta warga dari Kabupaten Manggarai Barat, melakukan aksi gotong royong memperbaiki jalan rusak parah itu.

Baca Juga: Kesal Jalan Rusak Parah, Warga Reok Barat Manggarai Tanami Pohon Pisang Jalur Provinsi

Kegiatan ini dimulai dari pengangkutan material dengan menggunakan 10 mobil Dum Truk milik warga di Kecamatan Reok Barat, untuk menutupi badan jalan yang berlubang dan berlumpur itu.

Anto, warga yang berasal dari Kabupaten Manggarai Barat, diwawancarai wartawan, mengaku sangat bersyukur dengan adanya gotong royong memperbaiki jalan tersebut.

Dikatakan Anto, hampir 3 tahun belakangan ini, dua titik paling parah yang sangat susah dilintasi dari Kabupaten Manggarai Barat menuju Kabupaten Manggarai, yang berada di titik Tureng Desa Nggalak dan Munta Desa Kajong, Kecamatan Reok Barat.

“Biasanya dua titik ini, kadang kami sampai 6 jam baru bisa melintasi, itupun harus dibantu oleh warga setempat,” sebut pengusaha asal Mabar itu.

Sementara Ketua RT Munta, Desa Kajong, Felix Jubel, mengaku senang karena saat ini Bupati Manggarai Hery Nabit, hadir langsung dan berpartisipasi bersama masyarakat untuk memperbaiki jalan kubangan berlumpur tersebut.

“Kami senang karena Pa Bupati Hery Nabit, hadir langsung dilokasi jalan rusak. Biar melihat langsung agar bisa komunikasi langsung dengan Bapak Gubernur NTT Viktor Laiskodat,” ungkap Feliks.

Ditemui dilokasi, Bupati Hery Nabit, menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Kecamatan Reok Barat serta masyarakat dari Kabupaten Manggarai Barat yang tinggal di wilayah perbatasan karena secara swadaya ikut membantu memperbaiki jalan rusak ini.

Baca Juga :   Kebakaran Lahan, Warga Kampung Lujang Tewas Terbakar

“Pemda Manggarai melihat aksi gotong royong hari ini sesuatu yang positif karena kita juga memahami situasi keuangan negara atau keuangan Provinsi NTT, yang serba terbatas akibat pandemi Covid-19,” jelas Bupati Hery Nabit.

Bupati Hery Nabit, menegaskan kondisi yang terjadi saat ini, tanpa harus menyalahkan pihak lain karena tidak adanya perhatian.

“Kegiatan hari ini akan menjadi model tumbuh kembalinya gotong royong dalam kehidupan masyarakat kita, tanpa harus menyalahkan orang lain atau menilai pihak lain tidak memiliki perhatian,” ucap Politisi PDI-Perjuangan ini.

Hari ini, sebut Bupati Hery Nabit, banyak pihak yang telah terlibat langsung dalam proses perbaikan jalan tersebut, serta kerja dengan tulus dan ikhlas tanpa harus melecehkan pihak lain (Pemerintah Provinsi NTT maupun Pemda Manggarai).

Saat ini kata Bupati Hery Nabit, semua dalam kondisi terbatas, yang dibutuhkan adalah keterlibatan semua pihak.

Belajar dari masyarakat Kajong dan Nggalak hari ini, untuk semua bidang kehidupan di Kabupaten Manggarai, mari bergerak bersama-sama.

“Pemerintah sedang terbatas. Untuk itu dalam kondisi tertentu mari kita bergerak bersama-sama,” ungkap Bupati Hery Nabit.