oleh

Bupati Hery Nabit, Serahkan Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Badai Siklon Tropis Seroja

-DAERAH-868 views

Manggarai, SwaraNTT.Net – Bupati Manggarai, Herybertus G.L.Nabit, S.E., M.A., mengunjungi warga terdampak bencana angin kencang akibat badai siklon tropis seroja di wilayah Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong, Senin pagi (12/4/2021).

Bupati Hery Nabit, menemui langsung warga yang terdampak bencana angin kencang, sejak tanggal 4 hingga 6 April 2021 yang lalu.

Didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Libert Habut, Bupati Hery menyerahkan bantuan kepada korban terdampak bencana angin kencang akibat badai siklon tropis seroja tersebut.

Menurut kepala BPBD, ada 35 kepala keluarga (KK), di kelurahan Pau yang mendapatkan bantuan, diantaranya, 885 lembar atap sink, 173 lembar sink plat, 49 kg paku sink, dan 5 kg paku balok. Bantuan ini kemudian diserahkan kepada warga terdampak.

Bupati Hery, dalam arahannya menyampaikan rasa empati atas kejadian tersebut. Oleh karena itu, ia berharap dengan bantuan pemerintah dapat meringankan beban yang di alami oleh masyarakat terdampak bencana.

Di lain pihak, ia menegaskan kepada pihak BPBD untuk segera mendata warga terdampak yang belum sempat terdata sehingga bantuan pemerintah bisa diterima oleh seluruh warga korban bencana.

Setelah menyerahkan bantuan, Bupati Hery bersama rombongan lalu meninjau langsung rumah warga yang rusak akibat angin kencang.

Kepala BPBD Kabupaten Manggarai, Libert Habut, sejak, 11 April 2021, total laporan kejadian bencana tersebar di 12 kecamatan yang masuk BPBD Kabupaten Manggarai sebanyak 259 laporan.

Baca Juga :   Pilkada Sumba Barat 2020, Partai Demokrat Prioritas Kadernya Sendiri

Dari total tersebut, sebanyak 260 unit fasilitas terdampak bencana dengan rincian rumah warga 217 unit, bangunan gereja/keagamaan 8 unit, fasilitas pemerintah 5 unit, fasilitas pendidikan 7 unit, fasilitas swasta 1 unit, infrastruktur (jalan, irigasi, deuker, talud) 12 unit, tanaman komoditi 6 lokasi, lahan pertanian 4 lokasi.

“Ada 33 unit dinyatakan rusak berat dan 227 unit dinyatakan rusak sedang. Jumlah KK dan jiwa yang terdampak sebanyak 150 KK, 678 jiwa, dan 87 jiwa mengungsi ke rumah keluarga,” tutup kepala BPBD Manggarai.

News Feed