oleh

Camat Karolus Mance; 30 Pemudik yang Dikarantina Belum Ditemukan Gejala Klinis

Ruteng, Swarantt.net – Sejak menjalani masa karantina bagi 30 Pemudik di Desa Waerenca Kecamatan Cibal Barat Kabupaten Manggarai, NTT, dari hasil pemantauan Gugus Tugas Tim Percepatan Penanganan COVID_19 setempat ke-30 Pemudik tersebut belum menemukan adanya gejala klinis

Selain 30 Pemudik yang diisolasi secara terpusat, Gugus Tugas Tim Percepatan Penanganan COVID_19 Cibal Barat juga memantau 150 pemudik lain yang diisolasi secara mandiri di Rumah Masing-Masing dengan hasil yang sama. 181 Pemudik tersebut sangat disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan

“dari hasil pemantauan Gugus Tugas Covid – 19 kecamatan  Cibal Barat di 10 desa ,Warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah masing masing maupun yang di isolasi mandiri secara terpusat di Desa Wae Renca hingga saat ini belum menemukan gejala klinis. mereka sangat disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Tulis Karolus Mance Ketua GTTPP COVID_19 Kecamatan Cibal Barat melalui pesan WhatsAPP pada Senin (27/04/2020)

Bagi Warga yang telah menjalani masa isolasi selama 14 hari kata dia, Pihaknya memperkenankan Mereka untuk kembali ke Keluarga masing-masing dan juga dipersilahkan untuk berbaur dengan Warga lain. Keputusan itu diambil setelah hasil pemantauan selama 14 yang tidak menemukan gejala klinis

“Warga yang sudah selesai melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari,  tidak ditemukan gejala klinis, sehingga mereka  diberi keluasan untuk bergaul dengan warga lain, tetapi tetap di pantau dan mentaati protokol kesehatan” tambah

Baca Juga :   Politisi-Perwira di Pucuk PDI-Perjuangan Matim  

GTTPP COVID_19 Cibal Barat sebut dia juga telah menyalurkan bantuan berupa Beras, Telur dan Masker bagi pemudik yang diisolasi secara terpusat, bantuan itu disalurkan sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk membatu pemudik selama menjalani masa karantina

Dia juga menyampaikan banyak terimakasih kepada Bupati Manggarai Deno Kamelus yang telah mengunjungi pemudik yang sedang menjalani masa karantina, Kehadiran Bupati Deno  pada saat itu telah menguatkan pemudik yang kehilangan pekerjaan di Tanah Rantau akibat Virus Corona

“Sebagai bentuk simpati dan empati dari Tim Gugus Tugas kecamatan  kepada warga yang melakukan isolasi Mandiri Terpusat di desa Waerenca, telah menyerahkan bantuan beras dan telur pada hari Rabu tgl 22 April 2020” tulisnya

“Pada kesempatan ini selaku camat saya menyampaikan terimakasih kepada Bapak Bupati yang telah datang menginjungi warga yang melakukan isolasi mandiri secara terpusat di Waerenca. kehadiran pa bupati sungguh memberikan penghiburan dan penguatan bagi warga yang kehilangan pekerjaan di tempat kerja akibat Virus Corona” tutupnya

Komentar

News Feed