oleh

Cegah Penyelundupan Sapi di Reok Barat, Satgas Perketat Pantura

-DAERAH-674 views

Manggarai, SwaraNTT.Net – Maraknya kasus penyelundupan hewan ternak jenis Sapi di wilayah Pantai utara Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur,  tepatnya di Desa Paralando Kecamatan Reok Barat dan Desa Robek Kecamatan Reok, tim Satuan Tugas (Satgas) pencegahan penyelundupan Sapi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai, gelar sosialisasi di Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat, pada Rabu (25/5/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Plt Dinas Peternakan, Yoseph Mantara; Kasat Pol PP Manggarai, Aldy Tjangkung; Kadis Perhubungan, Sahadoen Silvester Saldi; Kaban Kesbangpolda Manggarai, Gondolfus Ngarang, Sabandar Reo, Camat Reok dan Camat Reok Barat, TNI-Polri, para kepala Desa serta para tokoh masyarakat .

Plt Dinas Peternakan, Yoseph Mantara, kepada awak media mengatakan, dibentuknya tim Satgas pencegahan penyelundupan hewan tersebut, karena tiga tahun belakangan ini sering dijadikan tempat penyelundupan hewan antar pulau di wilayah Desa Paralando.

Dikatakan Plt Yoseph, akibat praktek antar pulau hewan ternak jenis Sapi, tanpa izin tersebut telah merugikan daerah karena berdampak pada pendapatan daerah.

Selain itu, kata dia, pemerintah hadir untuk menjaga populasi ternak di Kabupaten Manggarai, agar ternak Sapi yang di antarpulaukan harus Sapi Jantan dan Sapi Betina yang tidak produktif lagi (Mandul) dan harus melalui karantina.

“Kita  harus secapatnya  mencegah  praktek penyeludupan sapi agar semua sapi yang kita kirim antar pulau benar-benar sapi yang sehat dan bukan sapi betina produktif,” tegas Plt Yoseph

Baca Juga :   Menepis Tuduhan Terhadap Paket MISI, Abdul Azis Ajak Para Pendukung Ciptakan Pemilukada Santun

Selain itu jelas Yoseph, tugas dan fungsi tim Satgas ini nantinya akan melakukan pendataan populasi hewan, pengawasan dan pengecekan secara rutin.

Diketahui praktek penyelundupan hewan ternak jenis Sapi di wilayah Desa Paralando, kecamatan Reok Barat, beroperasi sejak tahun 2019 sampai saat ini dan di kirim ke Kabupaten Bima-NTB.

Laporan: Ahmad Yani

News Feed