oleh

Dinas PUPR Manggarai Desak Kontraktor Perbaiki Saluran Irigasi Wae Denger Lemarang Reok Barat

-DAERAH-1.426 views

MANGGARAI, SwaraNTT.Net – Polemik proyek irigasi Wae Denger di Desa Lemarang, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, NTT sampai saat saat ini belum juga dialiri air sejak pengerjaannya dari Tahun 2017-2019.

Menanggapi atas perosolan ini pihak Dinas dari PUPR Kabupaten Manggarai bersama masyarakat dan pemerintah Desa Lamarang langsung turun bersama ke lokasi irigasi di Wae Denger, pada (10/08/2020).

Di lokasi, tim dari Dinas  PUPR Kabupaten Manggarai  menemukan ada beberapa titik pengerjaan proyek irigasi yang dikerjakan pada tahun 2019 tersebut ditemukan tembok dan lantai selokan retak.

Baca Juga: Telan Anggaran Miliar Rupiah, Proyek Irigasi Wae Denger Terkesan Mubazir

Pantauan media SwaraNTT.Net, sepanjang 24 Meter saluran irigasi tersebut tertimbun tanah longsor, saat ini tumpukan tanah longsor tersebut sudah dikerjakan.

Pihak Dinas PUPR Kabupaten Manggarai melaui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi, Benediktus A. Doren, langsung meminta kepada kontraktor untuk mengerjakan ulang pada titik yang rusak.

“Saya tegaskan kepada Kontaktor untuk mengerjakan kembali pada titik-titik yang rusak. Ini belum dialiri air sudah mulai rusak, apalagi kalau sudah dialiri air. Saya akan perintahkan kontaktornya kerja ulang karena pengerjaan tahap ketiga proyek irigasi ini masih dalam proses pemeliharaan,”  Tegas Doren.

“Ya kebetulan hari ini kontraktornya ada bersama kita disini maka didepan pemerintah desa, tokoh masyarakat dan teman-teman pers saya perintahkan kontraktor untuk perbaiki saluran irigasi yang sudah rusak,” tegas Doren saat berada di lokasi irigasi Wae Denger

Baca Juga :   SMK Santa Mathilda Ruteng Menerima Siswa/i Baru Tahun Ajaran 2019-2020

Sebelumnya pihak Dinas PUPR Kabupaten Manggarai sudah mengerahkan beberapa tenaga kerja untuk membersihkan tanah yang tertumpuk dalam selokan irigasi tersebut.

Tumpukan tanah pada saluran irigasi tersebut lanjut Doren, tentu menjadi hambatan aliran air.

“Kami juga nanti akan menguji kembali terkait ukuran aliran air setelah dibersihkan semua sepanjang selokan,” Jelas Doren

Paulus Kase, salah satu warga Desa Lemarang yang ikut ke lokasi irigasi Wae Denger menyampaikan, nanti ketika proses pembersihan selokan sudah selesai, masyarakat Desa Lemarang akan turut mengikuti membersihkan selokan yang tertimbun tanah akibat longsor.

“Kami masyarakat Desa Lemarang tentu akan bahu-membahu membatu pekerja yang ditugaskan dari Dinar PUPR Kabupaten Manggarai untuk menggali tahah longsor di sepanjang selokan jaringan irigasi,” Jelas Kasen, dihadapan PPK, Pers dan pihak Kontraktor.

Kepada media ini, Sekretaris Desa Lemarang, Petrus Stamin, menjelaskan Dinas PUPR Kabupaten Manggarai secepat mungkin menangani persoalan ini agar irigasi Wae Denger bisa dimanfaatkan oleh warga masyarakat desa Lemarang.

Laporan: Wawan

News Feed