oleh

Dr. Refly Harun Berikan Kuliah Umum Di Universitas Flores Ende

ENDE, SwaraNTT.Net Pakar Hukum Tata Negara Dr. Refly Harun,SH.,MH.,LL.M,  memberikan kuliah umum dalam rangka menyonsong Panca Windu 40 tahun Universitas Flores (Uniflor)  pada Sabtu (26/10/2019) bertempat di Auditorium H.J Gadi Djou Uniflor Ende.

Dalam kuliah umum ini, Dr. Refly Harun,SH.,MH.,LL.M bersama  Ana Maria Gadi Djou, SH.,M.Hum, membahas tema “Membangun Potensi Diri Sebagai Mediator Budaya, Mengawal Ideologi, Melawan Radikalisme, Pancasila Dari Ende Untuk Nusantara”.

Rektor Uniflor, Dr. Simon Sira Padji, MA, dalam sambutannya, bagaimana peran penting Ideologi Pancasila itu dalam keragaman agama, budaya, suku, bahasa di lingkup kecil daerah Flores ini sungguh mampu memberikan rasa persaudaraan.

“Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila itu sungguh menjadi dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dan kota Ende sebagai tempat awal dikandungnya nilai-nilai Pancasila ini sungguh luar biasa untuk kita orang Ende”. Jelas Rektor Unflor

Dr. Refly Harun, menyampaikan materi tentang Ideologi Pancasila dan Radikalisme, Ia menjelaskan bahwa radikalisme itu sendiri sungguh tidak punya dasar dalam setiap ajaran agama kita dan juga dalam sejarah perjuangan bangsa ini.

Selain itu, kata Refly Harun, setiap nilai yang terkandung dalam Pancasila mampu menjadi pemersatu bangsa ditengah berbagai perbedaan yang ada di Negara Indonesia saat ini.

Menurut Refly Harun, ada 2 cara melihat Pancasila itu, pertama dilihat secara formal yang mana telah disahkan secara hukum negara kita, kedua melihat Pancasila sebagai refleksi atau cara hidup kita dalam berbangsa dan bernegara.

“Pancasila harus menjadi Ideologi yang terbuka” tutur pakar hukum tata negara yang merupakan alumni UGM  tersebut.

Sementara, Ana Maria Gadi Djou, SH.,M.Hum, manyampaikan dalam materi “Mediator budaya dan Pancasila dari Ende untuk Nusantara”, Ia menjelaskan situasi dan kondisi negara kita yang sejak merdeka hingga sekarang tentu masih ada upaya dari pihak yang tidak bertanggung jawab untuk merusak keutuhan Negara, maka perlu untuk menggelorakan nilai-nilai Ideologi Pancasila dalam diri setiap anak bangsa.

Menurutnya, menjadi mediator Pancasila dari Ende untuk Nusantara merupakan tema yang terinspirasi dari Visi Uniflor yakni “Uniflor menjadi mediator budaya” yang mana Uniflor telah melangkah jauh kedepan, dengan harapan setiap lulusan Uniflor harus bisa membawa nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat.

“Kembali ke masyarakat harus mampu menjadi mediator yang handal, profesional, mandiri , menggunakan pendekatan dalam menyelesaikan setiap persoalan atau masalah secara objektif  dan menjunjung tinggi nilai luhur budaya dan kedepankan upaya mediasi”. Pungkas dosen Fakultas Hukum Uniflor, alumni UGM.

 

Baca Juga :   Tingkatkan kesadaran Hukum Di Masyarakat, Mahasiswa KKN 2019 UNIFLOR Ende Gelar Sosialisasi KDRT

Penulis: Galis Antong

 

Komentar

News Feed