oleh

Golkar Tak Hadir Paripurna HA, Edy Rihi: Ini Ejakulasi Dini Tanpa Hasil

Manggarai, SwaraNTT.Net – Partai Golongan Karya Kabupaten Manggarai sedang nge-prank masyarakat Manggarai, mereka sangat gentleman menyatakan meng-angketkan Bupati dengan beberapa alasan.

Demikian disampaikan, anggota DPRD Partai Hanura Kabupaten Manggarai, Edison Rihi Mone, melalui sambungan telepon kepada media ini, pada Senin (3/10/2022), malam.

Untuk diketahui, sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Manggarai, Yoakhim Jehati, dalam Pandangan Umum Fraksi, meminta Pimpinan DPRD dan seluruh Fraksi DPRD Kabupaten Manggarai untuk menggunakan Hak Angket dalam upaya mengusut tuntas kasus dugaan jual beli paket Proyek APBD di Kabupaten Manggarai.

Hal tersebut ia sampaikan pada Masa Sidang III Paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Manggarai tentang APBD-P tahun anggaran 2022 pada, Selasa (20/09) malam lalu.

Politisi Hanura, Edy Rihi, mengatakan Partai Golkar telah nge-prank masyarakat Manggarai, karena sebelumnya partai tersebut yang mengusulkan Hak Angket kepada pimpinan DPRD dan seluruh Fraksi di DPRD.

Dikatakan Edy Rihi, fraksi Golkar telah inkonsistensi terhadap Hak Angket yang diusulkan ke lembaga DPRD Manggarai.

Politisi Hanura itu menyebutkan, saat paripurna internal berlangsung hanya satu anggota DPRD dari partai Golkar yang hadir yakni Zakarias, sementara 4 orang lainnya tidak hadir.

“Sebenarnya anggota DPRD dari Fraksi Golkar harus ada sikap jiwa besar, ada sikap keberanian dan gantleman untuk hadir saat Paripurna Internal,” beber Politisi Hanura Edy Rihi, saat dihubungi media SwaraNTT.Net.

Berbeda dengan fraksi Demokrat, kata Edy Rihi, menurut dia, fraksi Demokrat sangat konsisten dari awal sampai jadwal Paripurna Internal pun semua hadir, walaupun batal karena tidak memenuhi forum.

“Saya (red, Edy Rihi) apresiasi terhadap fraksi Demokrat, sangat konsisten. Bentuk konsisten mereka semuanya hadir, walaupun batal karena tidak memenuhi forum,” sebutnya.

Baca Juga :   Perlindungan Terhadap Konsumen di Manggarai Masih Minim

Golkar hari ini, sebut Edy Rihi, tidak menunjukkan partai yang hebat dan partai yang tua.

“Partai tua, partai yang sangat hebat dan kaliber, tetapi hari ini saya katakan, mohon maaf, mereka pengecut hari ini,” sebut politisi Hanura, Edy Rihi

Kepada anggota DPRD Manggarai Fraksi Golkar, Edy Rihi, juga mengatakan kalau tidak cukup bukti dan tidak siap janganlah.

“Jangan menggertak pemerintah dengan hal-hal yang kayak gini,” tegasnya.

Meng-angketkan Bupati dan Wakil Bupati sebagai penyelenggaraan negara itu adalah perintah undang-undang.

“Jangan gatal di kaki garuk di kepala, ini ejakulasi dini tanpa hasil,” sebut Edy Rihi.

Partai Golkar selama ini saya selalu hormati dalam setiap paripurna, hari ini mereka tidak menunjukkan kelasnya, sehingga cukup disayangkan.

Secara etika, mereka yang mendalilkan maka mereka harus membuktikan dalil itu, sehingga rakyat tereduksi betul bahwa angket yang dilakukan memenuhi kriteria.

Terkait alasan Fraksi Hanura, tidak dukung Hak Angket, Edy Rihi, mengatakan, partai Hanura dengan tegas menolak terkait Hak Angket, karena secara hukum tidak cukup alasan Fraksi Hanura meng-angketkan terkait dugaan beli paket proyek lingkup Pemda Manggarai.