oleh

Hadir di Manggarai Barat, FSBDSI Siap Perjuangkan Nasib Buruh

Manggarai Barat,SwaraNTT.Net – Federasi Serikat Buruh Demokrasi Seluruh Indonesia (FSBDSI) telah membentuk kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tingkat Kabupaten Manggarai Barat. Pembentukan Pengurus DPC – FSBDSI dilakukan melalui rapat pleno bersama sejumlah anggota DPC – FSBDSI Mabar.

Rapat pleno tersebut dilakukan dua kali. Pleno I (pertama) dilakukan pada Rabu (20/01/2021). Tujuannya untuk memilih Ketua dan Sekretaris,bendahara beserta 5 wakil ketua dan 7 wakil sekretaris.

Sementara rapat pleno II (kedua) dilakukan untuk memilih 30 pengurus sektor pekerjaan. Pleno ini digelar Sabtu ( 24/01/21) bertempat di kantor sekretariat DPC-FSBDSI Kabupaten Mabar.

Adapun komposisi pengurus hasil rapat pleno I dan II yaitu : Ketua Rafael Taher, wakil ketua I Arnoldus Yansen Travolta, wakil Ketua II Kanisisus Mboro, Wakil Ketua III Gaudensisus Wahyudi, Wakil Ketua IV
Kanisius Tumbir, dan Wakil Ketua V
Oktavianus Roni.

Untuk komposisi wakil sekretaris I di isi oleh Markus E. Tengajo, Wakil Sekertaris II Aleksisus Jefri Hampu, Wakil Sekertaris III Saiful Imam Baso, Wakil Sekertaris IV
Gregorius Eman, Wakil Sekertaris V
Marselinus Jehabut, Wakil Sekertaris VI Evaristus Enggo dan Wakil Sekertaris VII
Paulinus Danggur. Heribertus Bantuk berada pada posisi bendahara yang di bantu oleh dua wakil bendahara.

Ketua DPC-FSBDSI terpilih, Rafael Taher menyampaikan bahwa, kehadiran organisasi Federasi Serikat Buruh Demokrasi Seluruh Indonesia (FSBDSI) di Manggarai Barat, merupakan suatu kegembiraan besar bagi semua buruh yang ada di Mabar.

Rafael menyampaikan, bahwa melalui organisasi ini, dirinya siap untuk memperjuangkan nasib para buruh yang bekerja di Wilayah Kabupaten Manggarai Barat.

“Kami siap membantu segala keluhan para buruh di Mangarai Barat, tanpa terkecuali. Karena kami yakin buruh-buruh di Labuan Bajo masih belum menikmati fasilitas kerja yang layak, pada setiap tempat kerja mereka. Sehingga dengan demikian tugas kami adalah sebagai penyambung lidah antara buruh dan pengusaha, juga pemerintah. Karena antara buruh, pengusaha dan pemerintah itu mempunyai hubungan Tripartit,”ujarnya.

Selain itu kata Dia, tujuan dibentuknya organisasi FSBDSI di Manggarai Barat, yakni dalam rangka untuk memperjuangkan upah yang layak bagi para pekerja/buruh, serta memperjuangkan jaminan sosial ketenaga kerjaan (BPJS Ketenaga kerjaan), serta menjamin keamanan para buruh sehingga terhindar dari tindakan intimidasi dan tekanan di tempat kerja mereka masing-masing, berdasarkan Undang – Undang No. 21 tahun 2000, tentang Serikat Pekerja atau Serikat Buruh.

Baca Juga :   Masyarakat Manggarai Barat Terima Bansos

Sehingga dengan dibentuknya organisasi ini lanjut Rafael, dapat menjawab semua persoalan-persoalan buruh yang selama ini belum di perhatikan oleh pemerintah.

Diketahui, Federasi Serikat Buruh Demokrasi Seluruh Indonesia (FSBDSI) ini di dirikan oleh Prof.H.Azis Riambo,SH, pada Tahun 1998, berdasarkan Akta notaris nomor 4639/1998 (AD) dan Nomor 4640/1998 (ART) tanggal 18 Juni 1998 di Jakarta.

Sementara itu, Kantor sekretariat DPC – FSBDSI Kabupaten Manggarai Barat beralamat di Jalan Golo koe, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Laporan : Volta

News Feed