oleh

Hanyut Saat Mandi Di Sungai Wae Pesi Reo, Pelajar 13 Tahun Belum Ditemukan

-DAERAH-2.251 views

MANGGARAI, SwaraNTT.Net – Nasib nahas menimpa seorang pelajar RISKY ADITYA RIFAI KARIM (13) beralamat Pondok Pasentren Pancasila Reo, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, tenggelam saat mandi bersama temannya.

Pihak kepolisian Resort Manggarai dalam  press release yang diterima SwaraNTT.Net melalui Humas Polres Manggarai, Ipda I Made Budiarsa, Rabu  (03/2/2021) malam menjelaskan kejadiannya Sekitar pukul 17.00 wita setelah selesai melaksanakan piket Masjid korban bersama temannya berangkat menuju kearah belakang Pondok Pesantren tepatnya di Sungai Wae Pesi untuk mandi bersama sebelum melaksanakan sholat maghrib.

Setibanya di pinggir Sungai Korban bersama temannya mandi bersama dengan cara memegang seutas tali nilon yang terikat pada tiang tangga yang kemudian melompat ke arah sungai, seketika itu juga tali yang terikat pada tiang tangga yang menghubungkan Pondok Pasentren dengan Sungai Wae pesi terlepas sehingga korban dan serta bersama temannya langsung terbawa arus sungai.

Saat terbawa arus, Korban sempat berpegangan tangan dengan MUHAMAD PUTRA MANSAH namun karena arus sungai yang sangat deras keduanya terhempas dan berusaha berenang ke tepi sungai.

Saat yang bersamaan juga AHMAD MADI yang sedang melintas menggunakan perahu kecil melihat MUHAMAD PUTRA MANSAH dan langsung menolongnya, sedangkan ketiga teman lainnya yakni SYABILLYLAH MUHAMAD YAKUP, SALIMUN HAFIS dan MUHAMAD AL FATIR berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang ke arah pinggir sungai.

Baca Juga :   KPU Manggarai Batasi Massa Saat Pendaftaran Cakada

Jarak tempat mandi korban dengan AHMAD MADI yang menyelamatkan MUHAMAD PUTRA MANSAH sekitar 200 meter.

Saat ini pihak kepolisian Sektor Reo, Sat Polair dan warga masyarakat yang dipimpin oleh Kapolsek Reo IPDA AGUSTIAN SURA PRATAMA,S.Tr.K masih melakukan pencarian terhadap korban dan melakukan Koordinasi dengan stakeholder dan team SAR Kabupaten Manggarai.

Saat ini proses pencarian korban mengalami kendala yang disebabkan oleh kondisi arus sungai yang sangat deras dan masih hujan.

News Feed