oleh

Hery Nabit, Pilkada 2020 Sirkulasi Kekuasaan dan Perubahan

Ruteng, SwaraNtt. Net – Balon Bupati Herybertus G. L Nabit mengatakan pilkada 2020 merupakan pilkada menuju sebuah perubahan termasuk didalamnya adalah sirkulasi kekuasaan. Hal ini disampaikan politisi PDI Perjuangan ini saat menyampaikan pidato politik dalam acara deklarasi dukungan kepada dirinya oleh warga kampung Maumere Rumbit sabtu (28/12/2019).

Pilkada 2020 lanjut Hery adalah pilkada untuk memenuhi harsrat orang Manggarai akan perubahan dan mendapatkan yang baru dan dengan itu akan terjadi perputaran kekuasaan. Karena itu kata Hery jangan terlalu takut dengan perubahan.

Politik 2020 lanjut politisi PDI perjuangan ini adalah ,perubahan,pembaharuan,dan sirkulasi kekuasaan sehingga generasi berikutnya bisa punya mimpi untuk menjadi seorang pemimpin, mimpi menjadi Bupati, Gubernur.

“saya yakin anak-anak kita punya mimpi hanya karan mereka tidak omong, tapi kalau ditanya pasti mereka akan jawab” kata Hery.

Pilkada 2020 Kata Direktur Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo ini adalah pilkada tentang nasib anaka-anak muda, yang dibutuhkan adahal pemerintahan yang perhatikan anak – anak punya kebutuhan. Peningkatan SDM melalui pelatihan-pelatihan, ataupun bantuan-bantuan dalam bentuk benda lainnya sehingga generasi muda memiliki penghasilan sendiri.

“misalnya butuh mesian beri bantuan mesin, butuh pemasaran kita akan bantu, jadi pilkada 2020 adalah pilkada kita punya anak anak, pilkada kami punya adik-adik” kata Dia.

Sirkulasi kekuasaan kata kata Hery adalah hal yang penting dan harus dilakukan. Karena dengan adanya sirkulasi kekuasaan maka perubahan itu akan terjadi. Tetapi ketika sirkulasi kekuasaan itu tidak ada maka dengan sendirinya perubahan itu tidak akan terjadi.

Baca Juga :   Gubernur NTT Lantik 16 Pejabat Pemprov

“sirkulasi kekuasaan tae ditet Manggarai (orang manggarai bilang) ganti-ganti” imbuhnya.

“tapi kalau saya percaya, bahwa politik 2020 ini adalah politik tentang sebuah siklus, ini akan terjadi” tandas Hery

Dan saat ini lanjut Hery di Indonesia sudah banyak tokoh muda yang menjadi pemimpin daerah, bahkan ada menteri dengan usia yang sangat muda dengan usia 35 tahun, juga wakil menteri usia masih sangat muda 33 tahun. Ada dua hal penting yang dimiliki kaum muda kata Hery yaitu ilmu dan tekhnologi. Soal pengalaman bisa belajar dari ilmu dan tekhnologi yang dimiliki. Dan di Manggarai saat ini ada orang-orang seperti itu. Peran kaum muda lanjutnya bukan berarti mengesampingkan peran kaum tua. Tetapi tetap memiliki peran yang sama mungkin porsinya saja yang berbeda.

Diakhir pidatonya Hery Nabit mengajak semua pendukungnya agar tetap santun dalam berpolitik.

“berbeda pandangan itu biasa, kalau dulu berbeda mari kita lupakan, tetapi yang paling penting adalah perubahan, karena perubahan itu butuh kebersamaan, kita berusaha meruntuhkan tembok-tembok pemisah diantara kita, karena saat ini Manggarai butuh perubahan, butuh kerja sama semua pihak” tutup Hery.

Acara diakhiri dengan santap siang bersama dan penyerahan berkas dukungan warga Kampung Maumere Rumbit secara simbolik.

Penulis : Silve

Komentar

News Feed