oleh

Irjen Argo Yuwono: Aksi Dua Pelaku Bom Di Makassar Menggunakan Sepeda Motor

-NASIONAL-1.363 views

Makassar, SwaraNTT.Net – Bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menyebabkan 14 orang korban mengalami luka-luka.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Merdisyam mengungkapkan, pelaku peledakan bom, saat akan masuk ke parkiran gereja, pelaku dicegat petugas security, dan masih berada diatas motor.

Pelaku datang saat jamaat selesai ibadah misa dan keluar dari gereja. Bom meledak sekitar pukul 10.35 WIT, Minggu (28/3/2021).

“Kalau dilihat dari TKP, jasad yang ada dengan kendaraan menyatu, diduga belum turun dari motor karena ditahan petugas gereja,” ujar Merdisyam.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan saat ini Densus 88 Antiteror masih menyelidiki jaringan dari pelaku bom di depan Gereja Katedral Makassar.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, total korban bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar berjumlah 14 orang. Argo menyampaikan, pelaku bom dua orang dan beraksi mengendarai sepeda motor.

Ia merinci, 3 orang korban dirawat di RS Stella Maris Makassar, korban di antaranya luka bagian leher, dada muka, tangan dan kaki.

Selanjutnya, 7 orang korban dirawat di RS Akademis. Korban terkena serpihan-serpihan ledakan di betis dan paha.

Sementara 4 orang lainnya masih dirawat di RS Pelamonia. Ledakan mengenai paha, betis dan kepala. Ada juga yang terkena bagian muka.

Saat ini, tim Forensik Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sulawesi Selatan, sedang mengidentifikasi potongan tubuh yang ditemukan untuk mengungkap identitas terduga pelaku. [Gusty]

Baca Juga :   Menanti Efek Berganda dari Blok Masela

News Feed