oleh

Jelang HUT PGRI dan HGN ke-77, 50 Sekolah di Satarmese Pungut Sampah

Manggarai, SwaraNTT.Net – Jelang HUT Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang ke-77 yang jatuh pada tanggal 25 November 2022 mendatang, PGRI Cabang Satarmese, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT, ajak seluruh para pelajar mulai dari SD, SMP dan SMA/SMK, memungut sampah plastik.

Ketua Panitia HUT PGRI dan HGN tingkat Satarmese, Maksimus Edon, kepada SwaraNTT.Net, mengatakan kegiatan ini melibatkan 36 SD, 11 SMP dan 3 SMA, pada Sabtu, 19 November 2022.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), kata Maksimus, bertujuan untuk memperkuat solidaritas seluruh anggota PGRI serta bentuk kampanye positif dan ajakan kepada masyarakat umum agar senantiasa peduli terhadap kebersihan lingkungan masing-masing.

“Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam rangka HUT PGRI dan HGN, untuk memunggut sampah plastik sebagai bentuk kampanye dan ajakan kepada masyarakat,” sebut Maksimus Edon.

Menurut Maksimus Edon, sebagai mitra pemerintah, PGRI memiliki tanggung jawab sosial kemasyarakatan, salah satu bentuknya adalah kegiatan membersihkan lingkungan.

“Karena masalah sampah adalah masalah bersama dan penanganannya pun membutuhkan keterlibatan semua pihak,” ungkap Maksimus Edon, sebagai salah guru di SMPN 1 Satarmese juga sebagai guru penggerak di Kabupaten Manggarai.

Untuk diketahui dalam kegiatan pungut sampah tersebut dilakukan secara serentak pada 5 (lima) titik, diantaranya:

  1. Wilayah bagian Timur (membersihkan fasilitas umum dan jalan di sepanjang pantai).
  2. Berpusat di paroki Santu Stefanus Iteng (membantu pengecoran lantai gereja yang sedang dibangun)
  3. Berpusat di Stasi Paka, Desa Paka (membersihkan kebun gereja program keuskupan Ruteng)
  4. Berpusat di Paroki Ponggeok (membuat pagar gereja)
  5. Berpusat di Lolang (membersihkan fasilitas umum).

Kabid Pengelola Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai, Sipri Bura, mengapresiasi kepada panitia PGRI dan seluruh anggota PGRI yang telah melibatkan para peserta didik untuk terlibat aktif dalam memungut sampah secara masif di seluruh Kecamata Satarmese.

“Kami dari Kabupaten Manggarai dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup sangat mengapresiasi dan menyampaikan banyak terima kasih kepada panitia PGRI dan seluruh anggota PGRI serta sekolah untuk kegiatan hari ini,” ungkap Kabid Sipri Bura.

Baca Juga :   Forum Cipayung Plus Bali Menggelar Diskusi Publik Dengan Tema Pancasila Pemersatu Bangsa

Kabid Sipri Bura, berharap kegiatan serupa menjadi kegiatan rutin dalam setiap bulannya, agar Dinas Lingkungan Hidup siap memfasilitasi pengangkutan sampah plastik secara rutin jika kegiatan serupa dilaksanakan kembali kedepannya.

“Kedepannya kami harapkan kegiatan semacam ini rutin dilaksanakan tidak hanya pada rangkaian kegiatan HUT PGRI saja,” jelas Sipri Bura.

Sementara, ketua PGRI Cabang Satarmese; Yustinus Patut, mengatakan bahwa HUT PGRI dan HGN tahun 2022, dilaksanakan berbeda dengan sebelumnya.

Panitia menawarkan program PKM ini dan disepakati oleh seluruh pengurus dan anggota PGRI. Bahwa guru tidak hanya mengajar di kelas tapi juga memiliki tanggung jawab sosial melalui kegiatan outdoor seperti memungut sampah.

“Kita memberikan contoh kepada peserta didik bahwa sampah adalah masalah bersama serta melatih anak-anak sejak dini mencintai lingkungan yang bersih, indah, hijau dan sejuk,” terang Yustinus Patut, juga sebagai Pengawas Pembina Jenjang SD di Kecamatan Satarmese.

Sebagi ketua PGRI Cabang Satarmese, dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada koordinator pendidikan, pengawas, para kepala sekolah, para guru dari semua jenjang dan semua pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam melaksanakan kegiatan pungut sampah.

“Kegiatan hari ini sangat berhasil karena sangat sesuai dengan rencana awal. Semua guru dan pegawai hadir aktif di semua titik kegiatan,” jelas Yustinus Patut.

Diketahui seluruh sampah yang telah terkumpul, langsung diangkut menggunakan mobil milik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai ke TPA Ncolang.