oleh

Kerja Sama Cegah Covid-19, Polsek, Koramil dan Puskesmas Reo Keluarkan Himbauan Ini

Ruteng, Swarantt.ntt.net – Kepolisian Sektoral (Polsek) Reo dan Komando Rayon Militer (Koramil) 1612 -03 Reok bekerja sama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 atau Virus Corona di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT.

Kerja sama ini ditunjukan melalui gerakan himbauan kepada Masyarakat Kecamatan Reok untuk mencegah penyebaran wabah pandemi Covid-19.

Seperti dipantau Media ini Sabtu 20 Maret 2020 Sore, Personil gabungan Polsek Reo dan Koramil serta Petugas Medis Puskesmas menggelar gerakan himbauan dengan cara patroli keliling.

Kegiatan itu diikuti oleh Personil Polsek Reo yang dipimpin oleh KA SPK I Aiptu Jemadin didampingi Personil Koramil 1612 – 03 Reok yang dipimpin Bati Tuud Koramil Pelda Lasiman bersama satu orang Staf Pelaksana Perawat UGD Puskesmas Reo, Antoni Resi.

Mereka pun bergerak dari titik star Kantor Polsek Reo dan melewati rute-rute yang telah ditetapkan.

Adapun rute-rute yang dilewati dalam menyampaikan himbauan itu, yakni:

1. Perempatan Kelurahan Baru

2. Perempatan Gereja GMIT

3. Kelurahan Mata Air

4. Terminal Gadong

5. Kota Reo

6. Dusun Jati

7. Dusun Senggapi

8. Sengari

9. Kedindi

10. Kelurahan Wangkung

Penyampaiyan himbauan itu menggunakan Mobil dan alat pengeras suara.

Himbauan yang disampaikan sebagi berikut :

1. Tetap Menjaga jarak orang perorangan minimal 2 meter

2. Mencuci tangan sebersih mungkin setelah melakukan aktifitas diluar maupun didalam rumah menggunakan sabun dan cairan hand rub bebbasis alkohol.

3. Ketika batuk dan bersin tutup hidung dan mulut dengan tissue atau lengan atas bagian dalam.

4. Hindari kotak dengan orang lain / berpergian ke tempat umum.

5. Hindari selalu menyentuh mata, hidung dan mulut.

6. Gunakan masker dengan bebar.

7. Buang tissu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah yang benar.

8. Menunda perjalanan ke daerah yang sudah terindemi virus corona.

Baca Juga :   Kasus Bunuh Diri di Kabupaten Manggarai Meningkat, Siapa yang Bertanggung Jawab

9. Hindari berpergian keluar rumah saat tubuh terasa kurang sehat.

10. Selalu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh tetap prima.

11. Hindari berjabat tangan ataupun bersentuhan tubuh dengan orang lain.

12. Apabila mengalami gangguan kesehatan, diantaranya jika badan terasa panas, batuk, pilek segera periksa di puskesmas terdekat.

13. Jangan menyebar berita hoax tentang pasien yang  terkena corona yang belum tentu kebenarannya yang nantinya akan menjadi berita hoax ( berita bohong ).

14. Hindari berkumpul di tempat keramaian dan jangan lupa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar dijauhi dari segala penyakit dan mara bahaya.

Danramil 1612-03 Reok, Kapten Infantri Totok Hariyanto melalui Bati Tuud Koramil, Pelda Lasiman kepada Swarantt.net menjelaskan bahwa tujuan himbauan ini dilakukan untuk mencegah kepanikan Warga atas Wabah Pandemi Corono yang sedang menjadi bencana Nasional saat ini.

“Kami keluarkan himbauan agar Masyarakat tidak merasa panik dan memahami tata cara mencegah penularan Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia” Jelas Lasiman.

Lasiman pun mengatakan bahwa kegiatan serupa juga akan disampaikan kepada Masyarakat yang berada di Desa-Desa dalam Wilayah Kecamatan Reok melalui Pemerintah Desa, Anggota Bhabinkamtibmas ataupun Babinsa.

Hal senada dijelaskan Kapolsek Reo, Ipda Alvian Hidayat melalui KA SPK I Aiptu Jemadin.

Jemadin menjelaskan bahwa kegiatan himbauan ini digelar sebagai bentuk kepedulian TNI/Polri terhadap Masyarakat atas penyakit Virus Corona atau Covid-19 yang sedang menyerang Bangsa.

“Kami keluarkan himbauan agar Masyarakat tetap waspada dan mengikuti segala instruksi yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat demi mencegah penyebaran wabah pandemi Corona ini” Tutur Jemadin.

Untuk diketahui hingga saat ini Kabupaten Manggarai belum masuk kategori Daerah Terpapar Corona.

Di Kecamatan Reok sendiri belum ditemukan adanya Masyarakat yang terjangkit Virus Corona maupun status ODP (Orang Dalam Pengawasan) seperti di Kabupaten lain.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed