oleh

LPPKPD Luncurkan Buku Kajian Simantri, Wabup Viktor : Konsep Simantri Sangat Bagus!

-DAERAH-899 views

Manggarai, SwaraNTT.net – Lembaga Pusat Pengkajian Kebijakan Pembangunan Daerah (LPPKPD) luncurkan buku yang berjudul “Model Pembangunan Pertanian Hortikultura Kabupaten Manggarai : Paradigma Program Simantri dan Strategi Inovasi” di Aula Nuca Lale Kantor Bupati Manggarai, Senin (27/07/2020) siang.

Baca Juga : Ketika Advokasi Menjadi Provokasi

Buku yang ditulis oleh pendiri selaku Ketua Umum LPPKPD, Heribertus Erik San, S.Fil., M.AP merupakan pengembangan dari tesis penulis pada program studi magister administrasi kebijakan publik.

Buku Kajian Ketua Umum LPPKPD, Heribertus Erik San, S.Fil., M.AP Dengan Judul “Model Pembangunan Pertanian Hortikultura Kabupaten Manggarai : Paradigma Program Simantri dan Strategi Inovasi” (Foto : LPPKPD)

Penulis menelaah tentang program Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Periode 2016-2021 selama masa jabatan Bupati Dr. Deno Kamelus, S.H.,M.H dan Wakil Bupati Drs. Viktor Madur.

Kegiatan peluncuran buku tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Manggarai, Drs. Viktor Madur, Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Drs. Jahang Fansi Aldus bersama seluruh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Manggarai beserta jajaran pengurus LPPKPD.

Wakil Bupati Manggarai, Drs. Viktor Madur menyampaikan apresiasi kepada penulis buku serta kepada lembaga LPPKPD yang sudah berani memulai menelaah kebijakan publik di daerah Kabupaten Manggarai.

“Sebagai pimpinan daerah mewakili Bapak Bupati Manggarai yang tidak sempat hadir dan masyarakat Manggarai umumnya, saya mengapresiasi kepada pendiri lembaga LPPKPD yang sudah siap bekerja sama dalam menelaah setiap kebijakan daerah ini,” tandasnya.

Wakil Bupati Manggarai, Drs. Viktor Madur Saat Memberikan Sambutannya (Foto : SwaraNTT.net/VN)

Wabup Viktor juga menjelaskan bahwa pengembangan holtikultura dengan pendekatan Simantri merupakan program unggulan Kabupaten Manggarai.

“Berkaitan dengan pengembangan holtikultura dengan pendekatan Simantri, ini merupakan program unggulan Kabupaten Manggarai yang dicanangkan pada tahun 2017. Sebagaimana sudah pemerintah laksanakan melalui dinas pertanian dan terintegrasi dengan dinas-dinas lain, tentu hasil yang kita capai sampai akhir tahun 2019 dari investasi yang dikeluarkan, hasil penjualan produksi dari Simantri itu sudah mencapai Rp. 22 Milliar,” jelasnya.

Baca Juga : Kapolda NTT Harus Mencopot Kapolres Sikka

Lebih lanjut, Wabup Viktor menegaskan bahwa konsep Simantri sangat bagus untuk mendukung kelompok dalam pengembangan holtikultura.

“Konsep ini (Simantri) sangat bagus. Kenapa konsep ini sangat bagus?, pemerintah dalam hal ini mendorong kelompok untuk menyiapkan lahan-nya. Setelah itu, pemerintah melalui dinas pertanian memberikan bibit atau benih untuk mendukung kegiatan holtikultura. Konsep ini terintegrasi dengan dinas lainnya seperti dinas pertanian menyiapkan benihnya, selanjutnya dinas peternakan menyiapkan ternak dan kandangnya untuk mengelola kotoran ternak dan dijadikan pupuk organik yang nantinya menunjang kegiatan holtikultura,” tuturnya.

Baca Juga :   SMK Santa Mathilda Ruteng Menerima Siswa/i Baru Tahun Ajaran 2019-2020

Pada kesempatan yang sama, Heribertus Erik San, S.Fil., M. AP, pendiri LPPKPD selaku penulis buku tersebut mengharapkan agar buku tersebut dapat menjadi salah satu bahan referensi dan basis informasi dalam pengembangan program Simantri di Kabupaten Manggarai ke depannya

Dalam sambutannya Heribertus Erik San, S.Fil.,M.AP, mengungkapkan bahwa posisi penulis dalam buku ini sebagai analisis kebijakan yang melakukan riset program dengan mengkomparasikan teori kebijakan/program, hasil studi literatur dokumen program Simantri pemerintah daerah Manggarai, serta kunjungan ke lokasi kelompok tani Simantri, lalu dibandingkan dengan model program Simantri di daerah lain, seperti Simantri Propinsi Bali yang sudah dikembangkan sejak tahun 2009 hingga sekarang dan beberapa tawaran inovasi program Simantri ke depannya.

Peluncuran Secara Simbolis Buku Berjudul “Model Pembangunan Pertanian Hortikultura Kabupaten Manggarai : Paradigma Program Simantri dan Strategi Inovasi” (Foto : SwaraNTT.net/VN)

Alumni Pasca Sarjana Universitas Nasional Jakarta tahun 2019 itu menginformasikan bahwa buku tersebut disajikan secara sederhana dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami berbagai kalangan masyarakat. Semoga apa yang penulis suguhkan dalam karya buku ini bermanfaat bagi semua pihak

“Kebijakan publik membahas soal bagaimana isu-isu dan persoalan publik disusun dan didefenisikan, dan bagaimana kesemuanya itu diletakkan dalam agenda kebijakan atau program. Analisis kebijakan diperlukan untuk mengetahui substansi kebijakan yang mencakup informasi mengenai permasalahan yang ingin diselesaikan dan dampak yang mungkin timbul sebagai akibat dari kebijakan yang diimplementasikan,” terang pria yang akrab disapa Erik San.

Diakhir kegiatan tersebut, LPPKPD menyerahkan buku secara simbolis yang diwakili oleh Ketua Umum Lembaga, Heribertus Erik San, S.Fil., M. Ap kepada Wakil Bupati Manggarai, Drs. Viktor Madur dan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Drs. Jahang Fansi Aldus oleh Ketua Pelaksana Harian Lembaga, Hardy Sungkang, S.Fil serta kepada kepala Dinas Pertanian Daerah Kabupaten Manggarai, Drs. Yosep Mantara oleh Yohanes Mario Vianney, S.S., M.M selaku Ketua Divisi Penelitian dan Pengembangan Lembaga LPPKPD

Diketahui bahwa buku ini terdiri atas tiga bagian. Bagian pertama pendahuluan, Bagian kedua paradigma program Simantri, dan bagian ketiga strategi inovasi program Simantri.

Penulis : VN