oleh

Menkominfo Siap Tangkal Isu Hoax Covid-19 Yang Menyebar di Medsos

Jakarta, Swarantt.net – Hasil identifikasi Tim Ais Kementerian Komunikasi dan Informatika, menemukan total sebanyak 242 konten hoaks yang berkaitan dengan Virus Corona (Covid-19).

Dari hasil identifikasi itu Kominfo menemukan isu hoax dominan tersebar di platform media sosial maupun website dan platform pesan instan.

Merespon itu Menteri Kominfo Johnny G. Plate mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan identifikasi terhadap informasi yang tidak benar atau hoaks tentang Covid-19 yang beredar di Medsos.

Dia pun berjanji akan menangkal isu hoax  itu dengan memberikan informasi yang benar sesuai dengan fakta di lapangan.

“Kementerian Kominfo akan selalu melakukan konfirmasi kebenaran isu. Cara ini dilakukan untuk melindungi segenap bangsa dan masyarakat dari dampak negatif informasi Covid-19 karena akan berbahaya apabila masyarakat mengkuti informasi yang tidak benar itu,” tandasnya.

Menteri Kominfo menilai tindakan penyebaran isu yang tidak benar di tengah penyebaran Covid-19 saat ini tidak baik untuk dikonsumsi publik, sebab berpotensi membuat berbagai lapisan masyarakat panik dan takut dalam menghadapi bencana non alam ini.

“Tindakan itu merugikan bangsa dan negara karena Pelaku tidak mampu menjawab panggilan Ibu Pertiwi yang membutuhkan pertolongan” Tutur Menteri Johnny.

Sementara itu Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan bahwa dalam mengatasi informasi hoaks Covid-19 yang beredar di medsos pihaknya akan bekerja sama dengan pemilik platform dan kemudian akan diteruskan ke pihak Kepolisian agar bisa menutup akun hoax itu.

Baca Juga :   Tinjau Pulau Rinca di Taman Nasional Komodo, Presiden Jokowi Ingin Integrasikan Kawasan Pariwisata NTT

Pihaknya akan memberikan rekomendasi akun-akun mana yang terindikasi melakukan penyebaran hoaks sesuai dengan aduan masyarakat dan patroli di medsos.

“Kami memberikan rekomendasi kepada pemilik platform dan pihak penegak hukum kemudian mereka yang menutup akun tersebut,” kata Dirjen Semuel.

“Bila ada unsur delik pidana yang telah dilanggar oleh pemilik akun yang menyebarkan informasi hoax itu maka Dia akan berurusan dengan Kepolisian” Tutupnya.

Ditulis Oleh: Berto Davids

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed