oleh

Miris, SMPN 5 Reok Tidak Memiliki Meja dan Kursi Didalam Kelas

MANGGARAI, SwaraNTT.Net – Sekolah merupakan rumah kedua bagi anak yang mengenyam pendidikan. Karena itu sekolah dituntut, untuk menyediakan fasilitas yang memadai demi terwujudnya sistem pembelajaran yang kondusif dan nyaman bagi anak. Diantaranya dengan menyediakan fasilitas yang layak.

Tetapi apa yang dialami oleh siswa dan siswi SMPN 5 Reo di Kilit Desa Torong Koe, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai sangat memprihatinkan. Betapa tidak sekolah yang sudah 6 tahun menjalankan proses KBM itu, tidak memiliki meja dan kursi seperti layaknya sekolah lain.

Hal ini ditemukan anggota DPRD Kabupaten Manggarai dari Partai Kebangkitan Bangsa Kartianus Durung saat melakukan monitoring ke SMPN 5 Reo ini Sabtu (27/07/2020) lalu.

Kepada SwaraNTT.Net saat berada di lokasi anggota Dewan yang sebelumnya berprofesi sebagai advokat ini menyampaikan keprihatinannya terhadap keadaan sekolah tersebut.

Pemerintah kata Dia dalam hal Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai, agar sesegera menjawab persoalan ini. Sebab kata Dia fasilitas yang memadai pada sebuah lembaga pendidikan berdampak pada, rasa nyaman bagi anak-anak saat mengikuti KBM.

“Dinas pendidikan harus memberikan perhatian khusus kepada sekolah ini, sangat menyedihkan, ruang kelasnya ada, tapi meja dan kursinya tidak disediakan” kata Kartianus.

Sebelumnya anggota DPRD Manggarai ini menggelar kegiatan sosialisasi tentang, peran dan fungsi DPRD dalam menjalankan tugas yang berlangsung di Lumpung Keling Jumat (25/07/2020) malam,dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Kartianus Durun,saat melakukan monitoring di SMPN 5 Reok Sabtu (27/02/2020), : Foto : Wawan

Pada sesi menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan kali ini, adapun aspirasi dari Masyarakat Keling Dan Kilit diantaranya:

Baca Juga :   RSUD Ruteng Kembali Mengisolasi Satu Orang PDP

1.Pengadaan Listrik di Dusun Keling dan Desa Torong Koe pada umumnya
2.Pengadaan Prasarana seperti meja,kursi dan Papan Tulis di SMPN 5 Reo di Kilit.
3.Perbaikan Mesih Pompa Air di Dusun Keling
4.Penambahan Ruangan Kelas di SMPN 5 Reo di Kilit
5.Rumah Untuk Guru di SMPN 5 Reok di Kilit

Terhadap aspirasi ini Kartianus Durun yang juga anggota Komisi A yang membidangi Kesehatan, Pendidikan dan Desa menegaskan bahwa, semua tuntutan teesbut akan diteruskan kepada pemerintah melalui sidang Dewan.

“Saya merasa bangga dan bahagia bisa mendengarkan sejumlah informasi dan aspirasi dari masyarakat, dan tugas saya sebagai anggota DPRD salah satunya adalah memperjuangkan aspirasi masyarakat. Saya akan menyampaikannya pada sidang DPRD pasca monitoring ini,” kata Politisi Partai PKB Asal Nggalak itu.

Salah satu tokoh masyarakat Kilit yang juga wakil Ketua Komite SMPN 5 Reok berharap semua usulan yang disampaikan dapat diakomodir dalam perencanaan pembangunan kedepan. Terutama menurutnya fasilitas yang menunjang KBM di SMPN 5 Reok.

“kami sangat mengharapkan perhatian dari pemerintah juga secara langsung kami sudah sampai kepada bapak sebagai wakil kami di DPRD Kabupaten Manggarai” ujarnya.

Beberapa warga yang ditemui media ini yang tak mau namanya disebutkan mengaku, kursi yang digunakan di SMPN 5 Reok saat ini, merupakan kursi hasil sumbangan dari orang tua murid.

Laporan : Wawan

News Feed