oleh

Orang Tua Siswa Mengeluh, Manager BOS SMP Manggarai: Jangan Main – Main Dengan Dana BOS

-DAERAH-1.059 views

Manggarai, SwaraNTT.Net – Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah  (BOS) harus efisien, efektif, akuntabel, dan transparan. Objek pembelanjaan dana BOS pada saat pandemi Covid-19, harus biayai pulsa internet untuk guru dan siswa. Jangan main-main dengan dana BOS.

Demikian disampaikan manager BOS SMP dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai, Agus Samador, saat ditemui media ini di ruang kerjanya, pada Kamis, (17/06/2021).

Kendati pemerintah pusat maupun pemerintah daerah telah mengeluarkan kebijakan bagi siswa untuk belajar di rumah agar tidak memberatkan orang tua, namun sejumlah kendala masih dihadapi oleh orang tua siswa di Kabupaten Manggarai. Orang tua siswa pun kini mempertanyakan realisasi kebijakan penggunaan dana BOS untuk pembelian peket internet dan penggadaan materi pembelajaran siswa yang bersumber dari dana BOS.

Saat temui manager dana BOS SMP Kabupaten Manggarai, Agus Samador, terkait keluhan sejumlah orang tua murid yang membebani penggandaan semua materi pembelajaran kepada siswa, Ia menjelaskan saat pandemi Covid-19, kurikulum yang digunakan adalah kurikulum darurat sesuai dengan edaran Kemendikbud nomor 018.

Dalam objek pembelanjaan dana BOS, Agus Samador mengungkapkan, pembiayaan fotocopy penerimaan murid baru, fotocopy soal, penggandaan materi pembelajaran, dan  pembelian pulsa selama proses pembelajaran jarak jauh harus bersumber dari dana BOS.

Menurut dia, sistem penyaluran dana BOS itu langsung di transfer ke rekening sekolah dari kementerian. Dan saat ini alokasi dana BOS untuk SMP Rp 1.250.000/siswa.

Baca Juga :   AMM Salurkan 500 Masker untuk Masyarakat Manggarai Timur

Terpisah, Kosmas Banggut, anggota DPRD Kabupaten Manggarai dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), mempertanyakan pengawasan tim manager BOS SMP kabupaten Manggarai.

Selama pandemi Covid-19, Kosmas Banggut, menjelaskan kebijakan sekolah yang membebani siswa untuk penggadaan materi pembelajaran sangat tidak tepat, disaat perekonomian masyarakat lagi memburuk.

“Selama ini saya sering mendapat pengaduan dari orang tua murid yang membebani fotocopy materi pembelajaran,” jelas Ketua PKB kabupaten Manggarai.

Ia mendesak tim manager BOS kabupaten Manggarai, lakukan pengawasan ketat dan mendatangi semua sekolah mengecek pengelolaan dana BOS.

Pengelolaan dana BOS menurut politisi PKB itu, harus transparan, efisien, efektif, dan akuntabel.

Ia juga mengingatkan kepala sekolah maupun guru untuk tidak melakukan penyelewengan dana BOS. [Gusty]

News Feed