oleh

Pemkab Manggarai Siapkan Dana Tanggap Darurat Untuk Penanganan Covid-19

Ruteng, Swarantt.net – Pemerintah Kabupaten Manggarai telah menyediakan anggaran tanggap darurat untuk penanganan Covid-19 atau Virus Corona.

Hal ini dijelaskan Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, SH.MH kepada Wartawan usai melakukan pemantauan ke Rumah-Rumah Warga di Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Senin 23 Maret 2020 Pagi.

Dikatakannya, anggaran yang disediakan tersebut bersumber dari APBD 2 yang sengaja disiapkan untuk penanganan hal-hal yang tidak terduga yang memang diperuntukkan untuk penanganan bencana non alam, seperti bencana Covid-19 ini.

“Biasanya anggaran ini Kita gunakan untuk penanganan Bencana Alam, contohnya banjir bandang atau longsor. Tetapi tahun Kita alihkan anggaran itu untuk tanggap darurat bencana non alam, yakni Covid-19” Imbuhnya.

Bupati Deno menambahkan bahwa Tim Anggaran Pemerintah Daerah lagi mendiskusikan soal pergeseran anggaran untuk membantu kesiapan RSUD dan penyediaan disinfektan serta peralatan-peralatan lain atau APD yang bisa dipakai oleh Masyarakat untuk mencegah wabah Covid-19. Namun dalam kondisi ini Bupati Deno mengaku bahwa pihaknya masih sulit mendapatkan alat-alat penunjang yang mendukung rencana pencegahan Covid-19, seperti disinfektan, masker atau APD lain.

“Kita punya uang. Kita bisa melakukan pergeseran anggaran sesuai dengan petunjuk Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan, tetapi dalam kondisi ini Kita masih sulit mendapatkan itu. Oleh karena itu Kami akan terus melakukan kordinasi dengan Pemerintah Propinsi dan Pusat dalam hal pengadaan alat itu” Ujar Bupati Deno.

Baca Juga :   Mobil Tangki Pengangkut Pertamax Dari Maumere ke Ruteng Masuk Jurang

Menurutnya, gugus tugas di tingkat pusat sebenarnya sudah mendistribusikan alat-alat itu ke Daerah yang belum terpapar Corona sehingga dari awal Daerah bisa melakukan pencegahan Covid-19 melalui protokol-protokol itu.

“Saya berpikir gugus tugas di tingkat pusat harus sudah menyiapkan alat itu sehingga Kami bisa beli kesana untuk didatangkan ke Daerah” Tutur Bupati Deno.

Dia pun berjanji akan terus berkordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui gugus tugas untuk secepatnya alat itu didatangkan demi mencegah Covid-19 yang semakin mewabah ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed