oleh

Pengusaha di Ruteng Menghentikan Pembelian Seluruh Hasil Bumi Dari Petani

-DAERAH-11.968 views

Ruteng, Swarantt.net – Asosiasi Pengusaha Hasil Bumi di Ruteng Kabupaten Manggarai, NTT melakukan penghentian pembelian seluruh jenis hasil bumi dari Petani mulai hari Senin 5 Agustus 2019

Penghentian tersebut dilakukan akibat dari polemik pengenaan PPN yang berlaku surat atas berbagai hasil Pertanian/perkebunan oleh KPP Pratama Ruteng

Demikian disampaikan oleh Herybertus Nabit selaku Ketua Asosiasi Pengusaha Hasil Bumi Manggarai melalui pesan WhatsApp pada Minggu 3/8/2019

Pemungutan PPN sebesar 10% atas hasil pertanian/perkebunan sebut Hery Nabit adalah sebuah kesewenang-wenangan, karena sebelumnya pihak KPP Pratama Ruteng tidak pernah dilakukan sosialisasi atas kebijakan, prosedur pemungutan dan penyetoran

Dia menjelaskan Asosiasi Pengusaha Hasil Bumi Manggarai sudah berusaha untuk menyelesaikan masalah ini, namun menemui jalan buntu.

Atas aksi tersebut Hery Nabit Memohon maaf sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai dan segenap Petani/Pengepul Barang Hasil Pertanian/Perkebunan di pelosok Manggarai atas ketidaknyamanan dan ketidakpastian ini tersebut

Dia juga Menyerukan kepada otoritas berwewenang untuk mengambilalih penyelesaian masalah ini demi terciptanya kenyamanan berusaha dan berinvestasi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat petani Manggarai.

Hery Salus

Baca Juga :   PT. Sariguna Primatirta Gandeng WVI Gelar Kegiatan Saatnya Jadi Pintar Di Desa Pocolia, Manggarai Timur

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

  1. Puyeung….menanggapinya masalah pajak ini, negara kaya masih memungut pajak…
    Hasil minyak bumi, hasil pertambangan ( batubara, galian c, emas, tembaga dlll), hasil perikanan laut, hasil perikanan darat, hasil kehutanan, hasil perkebunan, hasil pertanian, hasil dari BUMN, kemana ya….
    Negara Qatar saja hanya menghasilkan minyak bumi namun bisa mensejahtrakan rakyatnya….
    Sedangkan indoneaia dari berbgai bidang hasilnya banyak dan melimpah…namun negaraku masih berkembang malah berhutang ribuan triliun….
    Puyeung deh kepalaku…..

News Feed