oleh

Pengusaha PBM dan Ketua Kadin Mabar, Hampir Adu Jotos

Manggarai Barat, SwaraNTT.Net – Ketua Kadin Kabupaten Manggarai Barat dan salah seorang pelaku usaha Perusahaan Bongkar Muat (PBM) di Labuan Bajo, hampir adu jotos saat rapat penetapan perubahan tarif bongkar-muat buruh, Selasa (11/08/2020).

Kejadian yang tidak mendidik itu, berawal dari, saat Pemilik Perusahaan Bongkar Muat (PBM) Hendry Chandra, mempertanyakan Jabatan Ignasius Charles Angliwarman sebagai Ketua Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Manggarai Barat.

Karena menurut Dia tidak ada pemilihan bersama anggota yang memilih Charles sebagai Ketua APBMI Manggarai Barat. Sementara lanjutnya Charles juga menjabat sebagai Ketua Kadin.

“siapa yang tunjuk kau jadi Ketua APBMI,” ujarnya.

Perkataan Hendry Chandra pemilik toko Mahaputra Labuan Bajo itu membuat Charles naik pitam, keduanyapun terlibat dalam aksi saling tunjuk dan hampir terjadi adu jotos.

“Manusia k**ng aj*r ini. Saya lapor di kepolisian, catat media,”ujarnya.

Charles juga menilai, Pemilik beberapa toko besar di Labuan Bajo itu, tidak bersyukur atas apa yang dimilikinya, dan berulang kali menyampaikan akan melapor segala kelakuan pengusaha PBM tersebut.

“Manusia apa kau,sudah kaya tidak pernah bersyukur. Pak, Saya lapor dia,”ungkapnya dengan nada penuh emosi.

Insiden inipun terhenti ketika petugas dari Syahbandar Labuan Bajo, maupun peserta rapat melerai keduanya, sehingga situasi kembali normal dan rapat tetap dilanjutkan.

Atas kericuhan itu,rapat yang seharusnya dilaksanakan untuk menyelesaikan keluhan para buruh, malah berubah menjadi situasi yang tidak menyenangkan.

Baca Juga :   Satu Orang Pekerja Tambang Pasir Di Manggarai Tewas Tertimbun Longsor

Hendry Chandra kepada SwaraNTT.Net saat ditanya terkait ketegangan yang terjadi antara dirinya dengan Ketua Kadin yang juga sebagai Ketu APBMI Charles Angliwarman mengatakan, hal tersebut merupakan hal biasa, sehingga dirinya tidak sedikitpun menaruh dendam.

“Biasa saja, lagian sudah di mediasi tadi,” katanya.

Laporan : Volta

News Feed