oleh

PT Semen Singah Merah Gelar Sosialisasi di Luwuk, Minta Ijin Lingkungan

Borong, Swarantt.net – Sosialisasi rencana pembangunan PT Pabrik Semen Singah Merah di Kampung Luwuk, Desa Satar Punda, Kabupaten Manggarai Timur, NTT resmi digelar, Kamis (13/02/2020).

Sosialisasi yang digelar PT Semen Singah Merah ini dilangsungkan di Rumah Gendang Luwuk dan diikuti oleh seluruh Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat.

Tampak hadir Asisten II Bupati Manggarai Timur, Mikael Jaur, Camat Lamba Leda, Albertus Rangka, Manager PT Semen Singah Merah, Kosim Susanto dan Mario Hideyuki, Staf Humas, Yohanes Yonorius.

Turut hadir Bhabinkamtibmas, Aipda Yohanes, Danpos Lamba Leda, Serma Mukhtar, Kepala Desa Satar Punda, Fransiskus Hadilaus, Insan Pers dan Undangan lainnya.

Kegiatan Sosialisasi tersebut diawali dengan penjemputan Rombongan Asisten Bupati Manggarai Timur dan pihak PT Semen Singah Merah melalui Kepok Kapu Manuk Lele Tuak.

Setelah acara penjemputan selesai, Rombongan tersebut diarahkan ke Rumah Gendang Luwuk tempat berlangsungnya kegiatan Sosialisasi.

Pada kesempatan itu Asisten Bupati Manggarai Timur, Mikael Jaur mengatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan profil PT Semen Singah Merah sekaligus meminta ijin Masyarakat Luwuk agar memberikan lingkungan untuk membangun Pabrik Semen.

Pemerintah dan pihak PT Semen Singah Merah, Kata Jaur, memiliki niat baik untuk berinvestasi di Kampung Luwuk yang tentunya akan membawa dampak positif bagi Kesejahteraan Masyarakat.

Menurutnya, pembangunan PT Semen Singah Merah ini memiliki fungsi dan kegunaan yang luar biasa bagi kesejahteraan Masyarakat Luwuk.

“Sosialisasi ini tentunya meminta kesediaan Masyarakat untuk menerima kehadiran PT Pabrik Semen Singah Merah di Kampung Luwuk sehingga Pemerintah dan PT Pabrik Semen bisa mengambil langkah maju bagi Kesejahteraan Masyarakat” Kata Jaur.

Dia menambahkan bahwa rencana pembangunan PT Semen Singah Merah ini bertujuan untuk menekan angka kemiskinan dan menyediakan lapangan Pekerjaan bagi Masyarakat Kampung Luwuk.

Baca Juga :   SMP Negeri 2 Reo Di Kecamatan Reok Barat Dibobol Maling

“Yah intinya Kami punya niat baik. Kalau dari segi AMDAL kami sudah pikirkan bersama. Tentu hal teknisnya pasti akan dijelaskan oleh pihak PT Semen sendiri” Ujarnya.

Pada kesempatan yang sama juga pihak PT Semen Singah Merah yang diwakili oleh Manager, Mario Hideyuki menjelaskan bahwa rencana pembangunan PT Semen Singah Merah di Kampung Luwuk bertujuan baik. Hal ini akan diproses jika Masyarakat Kampung Luwuk bersedia menerima kehadiran PT Semen.

Dikatakannya, rencana pembangunan PT Semen di Luwuk sudah berdasarkan kajian yang mendalam termasuk berpikir dari segi dampak.

“Kami mau bangun Pabrik Semen tentunya dengan tujuan baik agar bisa bermanfaat bagi Masyarakat. Spekulasi yang berkembang di luar tentang Pabrik Semen Singah Merah sangat tidak realistis, sebab Pabrik Semen ini punya niat baik” Kata Mario.

Menurutnya, PT Semen Singah Merah membutuhkan lahan seluas 120 Hektar untuk membangun Pabrik. Oleh karena pihaknya berharap Masyarakat memberi ijin Lahannya.

Mario pun berjanji jika Masyarakat Kampung Luwuk bersedia menerima kehadiran PT Semen Singah Merah untuk beroperasi, maka pihaknya siap mensejahterakan Masyarakat melalui:

1. Menyediakan lapangan kerja bagi Putera Puteri Luwuk agar tidak jauh-jauh mencari kerja ke luar Daerah.

2. Memberantas kemiskinan.

3. Membangun Kapur/Semen yang kapasitas 8 juta Ton per tahun.

4. Merubah Kapur menjadi bahan yang bermanfaat.

5. Membangun Pelabuhan dengan Kapasitas 100.000 Ton.

6. Menghadirkan tenaga teknis yang mengkaji tentang AMDAL.

7. Mensejahterakan Masyarakat dengan memperlebar akses jalan.

8. Menyerap tenaga kerja sesuai keahliannya.

Kegiatan itu pun akhirnya diakhiri dengan Doa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed