Sekretariat TPPS Manggarai Gelar Evaluasi Pengukuran Agustus 2025 dan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Dalam sesi diskusi, peserta menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi di lapangan, seperti:

akses wilayah yang masih sulit, rendahnya pemahaman keluarga tentang pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak, keterbatasan tenaga lapangan dan kader.

Menanggapi hal tersebut, Sekretariat TPPS merumuskan beberapa rekomendasi tindak lanjut, antara lain:

penguatan pendampingan keluarga berisiko stunting, optimalisasi integrasi program pada sektor kesehatan, pendidikan, desa, dan pemberdayaan perempuan, peningkatan koordinasi monitoring dan evaluasi secara berkala.

Kegiatan ditutup dengan penyusunan rencana aksi pasca-evaluasi sebagai pedoman teknis dalam mempersiapkan intervensi sampai akhir tahun dan menjelang pengukuran serentak selanjutnya.

Sekretariat TPPS berharap, melalui koordinasi yang lebih terstruktur, kolaborasi lintas sektor yang semakin solid, serta kualitas data yang terus ditingkatkan, angka stunting di Kabupaten Manggarai dapat ditekan secara signifikan dan berkelanjutan.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BPPRID) Manggarai, Livinus Vitalis Livens Turuk, perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, Dinas PPO, Dinas PMD, Dinas P3A, Bagian Kerjasama, Kecamatan Langke Rembong, Yayasan Ayo Indonesia, para Kepala dan Dokter Puskesmas Kota serta La’o, termasuk pengelola gizi dan bidang koordinator puskesmas. Hadir pula Pokja III TP PKK Manggarai serta para Kepala Bidang di DPPKB.***

Posting Terkait

Jangan Lewatkan