oleh

SMP Negeri 2 Reo Di Kecamatan Reok Barat Dibobol Maling

MANGGARAI, SwaraNTT.Net SMP Negeri 2 Reo, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, dibobol kawanan pencuri, Kamis (02/10/2019) dini hari.

Kasus pencurian tersebut kali pertama diketahui oleh Theodora Medos selaku kepala sekolah di SMP Negeri 2 Reo dimana sebanyak 2 Unit Komputer jenis PC All In One merk Acer  dan alat bel otomatis sekolah dibawa kabur oleh maling.

Menurut informasi yang dihimpun  media ini dari kepala sekolah SMP Negeri 2 Reok, Dia menceritakan, “pagi sekitar pukul 06.00 wita sebenarnya saya mau ke Ruteng tapi sebelum itu saya ke salah satu rumah teman guru di kompleks sekolah. Dari kejauhan saya melihat seperti ada kabel yang putus keluar jendela kantor, makin mendekat ternyata teralis jendela sudah terbongkar, lalu saya dengan teman guru cek pintu kantor sekolah ternyata masih aman”. Jelas Theodora Medos selaku kepala sekolah di SMP Negeri 2 Reo.

Lebih lanjut Ia menceritakan, pencuri itu mencungkil jendela kantor lalu menjebol teralis besi yang digunakan sebagai pelapis jendela kantor,” jelasnya

Melihat kondisi jendela kantor sudah tercongkel, lalu Kepsek tersebut menghubungi salah satu teman guru untuk mengecek semua barang yang ada di ruangan kantor.

Setelah dilakukan pengecekan bersama-sama, ada dua unit komputer merk  Acer dan alat bel otomatis sekolah hilang, setelah itu saya melaporkan kejadian tersebut di kepolisian sektor Reo

Sementara itu, melalui sambungan telephone Kapolsek Reo, Ipda Alvian Hidayat S.Tr.K, membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Kapolsek Reo, diduga kejadiannya pada malam hari tetapi baru diketahui oleh pihak sekolah pada pagi hari tanggal 02/09/2019 sekitar pukul 06.00 pagi.

Pihaknya menjelaskan, setelah kasus tersebut dilaporkan, pihak kepolisian sektor Reo langsung mendatangi SMP Negeri 2 Reok untuk lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kendati demikian, Kapolsek Alvian menjelaskan, “sampai di TKP anggota kepolisian melihat di dilokasi TKP sudah disusun rapi semua, susahnya seperti itu kejadian seperti ini sama di Desa Paralando juga,” Ungkapnya.

“Memang di TKP kita sudah mendapat beberapa petunjuk yang tersisa seperti bekas congkelan di jendela dan bekas kayu diduga untuk mencongkel, cuman itu susahnya sudah dirapikan semua misalnya kayu yang didugakan untuk mencongkel beberapa tangan  sudah megang juga dan berpindah tempat kita mau sidik jarinya juga sudah dipegang beberapa orang,”. Jelas Kapolsek Reo.

Menurut Kapolsek Reo, Ini juga yang perlu diketahui oleh semua masyarakat terkait dengan langkah – langkah ketika terjadi kasus seperti ini, sebenarnya masyarakat harus menjaga TKP dan segera laporkan ke pihak  kepolisian.

 

Nathan/G

 

Komentar

News Feed