oleh

Sosialisasi dan Edukasi Covid 19 serta Pemberian Sembako Kepada Pelaku Perjalanan di Reo, Wabup Victor Madur; Ini Tugas Kemanusiaan

Ruteng, Swarantt.net – Wakil Bupati Manggarai Drs. Victor Madur mengatakan bahwa kegiatan pembagian sembako atau bantuan tanggap darurat oleh Pemkab Manggarai kepada para pelaku perjalanan merupakan sebuah tugas kemanusiaan.

Hal itu dijelaskannya saat melakukan Sosialisasi, Edukasi, Pencegahan dan Penanganan C19 serta pembagian sembako atau bantuan tanggap darurat kepada para pelaku perjalanan dari daerah terpapar di sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Reok, Manggarai-NTT pada Senin, (19/5) kemarin.

Kegiatan pembagian sembako di sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Reok ini merupakan bagian dari bentuk perhatian Pemkab Manggarai kepada para pelaku perjalanan yang sampai saat ini di Kabupaten Manggarai berjumlah 4.101 orang. Sementara di Kecamatan Reok pembagian sembako ini diberikan kepada 368 orang pelaku perjalanan yang tersebar di 10 Desa/Kelurahan.

Kepada para pelaku perjalanan, Wabup Victor menghimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Saudara-saudari pelaku perjalanan, mari kita mewaspadai Covid 19 ini dan menjaga diri kita masing-masing. Saya tahu bahwa kalian datang dari zona merah atau daerah terpapar dan sudah lakukan karantina atau isolasi Mandiri selama 14 hari. Saya percaya bahwa kalian sudah melakukan itu sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah antara lain tetap menggunakan masker, cuci tangan dan selalu berada di rumah,” tutupnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kajari Manggarai Yoni Pristiawan Artanto,SH mengajak para pelaku perjalanan untuk bersatu hati memerangi penyebaran covid 19 dengan mengikuti protokol kesahatan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Baca Juga :   Hari Guru Nasional, Pemda dan DPRD SBD Melakukan Monitoring Bersama ke Sekolah Dasar

“Ini telah menjadi bencana nasional bahkan internasional. Penanganan Covid 19 ini tidak bisa dilaksanakan oleh pemerintah saja melainkan harus bekerja sama dengan masyarakat. Untuk itulah pemerintah akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat. Karena itu, minta tolong kepada adik-adik sekalian, apapun yang terjadi apabila ada gangguan kesehatan segera hubungi petugas kesehatan di Puskesmas dan rumah sakit untuk mencegah penularan dari penyakit ini”, paparnya.

Salah seorang penerima bantuan Hayati Nuhus warga Desa Salama mengungkapkan kegembiraannya saat menerima bantuan sembako ini. Menurutnya bantuan ini meringankan beban ekonomi warga terutama para pelaku perjalanan ini. Karena itu dirinya mengapresiasi atas dukungan pemerintah terhadap pelaku perjalanan di Desa Salama.

“Kami menyampaikan terima kasih untuk dukungan pemerintah kepada kami para pelaku perjalanan. Ini tentu meringankan beban kami. Terutama untuk kehadiran pemerintah memberikan sosialisasi terkait virus corona ini,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed