oleh

TNI/Polri di Manggarai Dapat Dana Hibah Pengamanan Pilkada, NPHD Resmi Ditandatangani

Ruteng, Swarantt.net – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Manggarai akan dihelat 23 September 2020 mendatang. TNI/Polri di Manggarai pun mendapat dana hibah untuk pengamanan Pilkada tersebut.

Dana hibah untuk TNI/Polri ini bersumber dari Anggaran Pembelanjaan Daerah (APBD) II yang telah disepakati oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama DPRD.

Dana hibah yang diberikan untuk TNI/Polri itu sebesar Rp. 3 Miliar dengan rincian sebagai berikut, yakni 2,5 Miliar untuk Polri dan 500 Juta untuk TNI.

Pasca dana hibah itu disepakati, Pemkab Manggarai akhirnya menggelar Ceremonial penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pada Selasa 11 Februari 2020, berlangsung di Ruangan Nuca Lale Kantor Bupati Manggarai.

Hadir pada kesempatan itu Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, SH.MH, Sekda Manggarai, Fansi Jahang, Dandim 1612 Manggarai, Letkol Infantri Rudi Markiano Simangunsong dan Perwakilan Kapolres Manggarai.

Turut hadir Asisten Bupati, Pimpinan OPD, Insan Pers dan Undangan lainnya.

Bupati Manggarai dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya menginginkan Pilkada Manggarai Bulan September nanti berlangsung aman, tertib, lancar dan bermartabat. Oleh sebab itu pihaknya tentu mendukung kerja TNI/Polri dengan pembiayaan.

Dana 3 Miliar yang dihibahkan untuk TNI/Polri itu, Kata Sang Bupati, masih sangat minimal karena sesuai dengan kondisi keuangan Daerah yang terbatas.

“Saya pikir bukan hanya TNI/Polri yang mendapat dana hibah minimal ini tetapi juga KPU dan Bawaslu. Semua yang Kita hibahkan itu masih sangat minimal” Kata Sang Bupati.

Dia berharap tentunya dengan pembiayaan yang sangat minimal ini, kerja TNI/Polri dalam mengamankan pesta demokrasi pun lancar dan kiranya bisa terus membangun kordinasi.

Saat ini, Kata Dia, Kabupaten Manggarai sedang melewati tahapan-tahapan Pilkada. Tentunya sebagai Bupati dirinya bisa mengambil posisi yang tepat, kapan harus menjadi Bupati dan kapan harus menjadi seorang Deno Kamelus.

“Mengapa Saya harus sampaikan ini? Karena ada perbedaan antara logika hukum dan logika publik yang berlaku di kalangan Masyarakat. Kalau logika hukum Saya masih sah disebut Bupati tetapi kalau pakai logika publik saya dikatakan calon Bupati. Nah mendset ini yang mengharuskan Saya pandai menempatkan diri” Tutur Sang Bupati.

Baca Juga :   UP2K Flores: Pemasangan Jaringan Listrik di Manggarai Terkendala Infrastruktur Jalan

Dia pun mengatakan bahwa dengan dihibahkan dana ini ke TNI/Polri maka tentu pihkanya berharap Pilkada akan berlangsung aman, damai dan demokratis sehingga bisa melahirkan Pemimpin yang sah menurut Undang-Undang.

Selain itu Dia menjelaskan bahwa hingga saat ini dirinya masih diberi kewenangan oleh Undang-Undang sebagai Bupati Manggarai sehingga dalam proses kesepakatan hibah dan penandatanganan NPHD masih memakai nama Deno Kamelus sebagai Bupati” Tutupnya.

Sementara itu Perwakilan Kapolres Manggarai dalam kesempatan itu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai yang telah menghibahkan dana APBD II untuk TNI/Polri dalam pengamanan Pilkada mendatang.

“Uang bukan segalanya. Tetapi yang paling penting adalah sinergitas TNI/Polri dalam mengamankan Pilkada” Ujarnya.

“Atas nama Kapolres Manggarai sekali lagi Saya menyampaikan ucapan terima kasih. Polri berjanji akan mengedepankan prinsip dan menjalankan tugas dengan baik agar Pilkada nantinya berlangsung aman” Ujarnya lagi.

Dandim 1612 Manggarai, Letkol Infantri Rudi Markiano Simangunsong dalam kesempatan yang sama juga mengatakan hal serupa.

Rudi mengatakan bahwa dalam konteks pengamanan Pilkada, pekerjaan TNI sifatnya memback up. Polisi sebagai Penegak Hukum tentunya harus terlebih dahulu menjadi garda pengamanan Pilkada.

“Intinya Kami akan bekerja sama sehingga bisa memback up kerja-kerja Kepolisian dalam konteks mengamankan Pilkada” Tutur Rudi.

Dia juga berharap agar Insan Pers turut membantu TNI/Polri dalam menyukseskan Pilkada sehingga bisa mengontrol kerja-kerja TNI/Polri.

“Saya berharap Pers bisa berperan aktif untuk mengawal proses demokrasi di Daerah ini agar terwujudnya demokrasi yang bermartabat” Tutup Rudi.

Ditulis Oleh: Berto Davids

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed