oleh

Wabup Heri Ngabut Minta Dinas Peternakan Tertibkan Aktivitas Pengantarpulauan Ternak Secara Ilegal

Manggarai, SwaraNTT. Net – Wakil Bupati Manggarai Heibertus Ngabut, meminta kepada seluruh jajaran lingkup Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai, untuk mengambil tindakan tegas terkait dengan aktivitas perdagangan ternak ilegal di Kabupaten Manggarai.

Hal ini disampaikan Wabup Heri saat membuka rapat koordinasi pengawasan pemasukan dan pengeluaran hewan, bahan asal hewan, dan hasil ikutannya di Kabupaten Manggarai, yang berlangsung di aula ranaka kantor Bupati Manggarai , Selasa (10/05/2022).

Hal yang paling disoroti oleh Wabup Heri adalah aktivitas pengantarpulauan ternak besar jenis sapi yang terjadi di Kecamatan Reo dan Reok Barat, yang belakangan semakin meresahkan.

Karena itu Dia meminta kepada Dinas Peternakan agar melakukan pantauan secara berkala, terkait keluar masuknya ternak di Kabupaten Manggarai.
Sehingga bisa dipastikan hewan-hewan tersebut, sehat dan layak untuk dikonsumsi. Hal ini lanjutnya selain memberikan perlindungan kepada konsumen juga agar populasi ternak tetap terjaga dengan baik.

Apalagi kata mantan Kepala Kesbangpolda Kabupaten Manggarai ini, dengan adanya aktifitas pengantarpulauan ternak besar secara ilegal, seperti yang terjadi di Kecamatan Reo dan Reok Barat, tidak tertutup kemungkinan ternak di Kabupaten Manggarai suatu saat akan musnah. Karena lanjut Wabup Heri diduga jenis ternak besar yang diperdagangkan secara ilegal itu sebagiannya adalah ternak betina.

“kalau ini dibiarkan kita tunggu saja, ternak di daerah kita akan musnah, dan mahal, karena populasinya berkurang, karena yang diperjualbelikan secara ilegal  diduga sebagiannya adalah ternak betina” kata Wabup Heri.

Ada yang tiga hal penting lanjut Wabup Heri yang harus ditanggapi secara serius dari aktivitas pengantarpulauan ternak besar secara ilegal yaitu, ternak yang diperjualbelikan adalah ternak betina, Daerah kehilangan PAD dan perlindungan terhadap konsumen diabaikan, sebab hewan-hewan tersebut tidak dicek kesehatannya sebelum dikirim.

Baca Juga :   Partai Nasdem Sumba Timur Buka Pendaftaran Balon Bupati dan Wabup Untuk Pilkada 2020

Untuk itu Dia meminta kepada seluruh jajaran Dinas Peternakan, termasuk Camat Reo dan Reok Barat, dan Kepala Desa agar mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas ilegal tersebut.

“lakukan pantauan secara berkala, jangan beri ruang mereka itu, kalau begini terus habis ini daerah nanti, apa masalahnya, kok sampai hari ini masih terjadi, tolong pa Camat dan pa Kades, amankan itu” tutup Wabup Heri.

 

 

News Feed