oleh

Wae Rebo Dapat Juara ADWI 2021, Shana Fatina ,Jaga Keasliannya

Labuan Bajo, SwaraNTT.Net – Direktur Utama BPO Labuan Bajo Flores Shana Fatina memberi apresiasi atas prestasi yang diraih Kampung Adat Wae Rebo, yang meraih juara 1 dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia Tahun 2021 untuk kategori Daya Tarik Wisata.

Selamat untuk masyarakat Wae Rebo. Mari kita pertahankan keaslian dan kelestarian lingkungan karena itulah yang menjadi kekuatan Wae Rebo” kata Shana melalui pesan WhatsApp kepada SwaraNTT.Net Rabu (08/12/2021) siang.

Untuk itu Shana Fatina mengajak seluruh masyarakat Manggarai agar terus memelihara dan menjaga keaslian kampung adat Wae Rebo.

Lebih lanjut Shana Fatina mengatakan BPOLBF akan terus memberikan dukungan dengan menjalin kerja sama dengan Pemda Kabupaten Manggarai agar keberadaan Kampung Adat Wae Rebo menjadi destinasi pariwisata kelas Dunia.

“Kami BPOLBF siap mendukung dan mendampingi, bersama Pemkab Manggarai, untuk meningkatkan kualitas produk pariwisata ke depan, menjadikan Wae Rebo destinasi desa wisata kelas dunia dengan pengalaman pariwisata berkualitas” tutup Shana.

Sementara itu sebelumnya melalui pesan WhatsApp Bupati Manggarai Hery Nabit mengatakan, Konsep pengembangan Pemkab Manggarai untuk Wae Rebo tidak lagi hanya membangun Kampung Wae Rebo itu sendiri, tetapi menjadi pembangunan Kawasan Wisata Wae Rebo yang meliputi 7 Desa, yaitu Borik, Satar Ruwuk, Satar Lenda, Wongka, Satar Luju, Ceka Luju, dan Nuca Molas. Itu berarti pariwisata Wae Rebo harus memberi manfaat juga bagi masyarakat di sekitarnya.

“Dalam kondisi pemulihan ekonomi seperti sekarang, penghargaan terbaik pada kategori daya tarik wisata ini mudah-mudahan membangkitkan semangat wisatawan untuk mengunjungi Wae Rebo dan Manggarai secara umum,”.

Menurut, mantan salah satu Direktur BPOLBF ini , penghargaan ADWI 2021 kategori Daya Tarik Wisata untuk kampung adat Wae Rebo, tersebut bukan segala-galanya, tetapi hendaknya menjadi titik awal bagi percepatan pengembangan Kawasan Wae Rebo nantinya.

“Jadi, ada manfaat promosi. Di sisi lain, itu berarti kita ditantang untuk melayani semua kebutuhan wisatawan dengan cara-cara yang lebih baik (manfaat bagi perbaikan tata kelola). Itu berarti, komunikasi dan kolaborasi lintas sektor harus makin digalakkan” tutupnya.

Baca Juga :   Keluarga Besar Mahasiswa Kristiani IKIP PGRI Bali Merayakan Hari Ulang Tahun Ke -12

News Feed