oleh

Wahana Visi Indonesia Manggarai Canangkan Program Kebun Gizi

Mabar, Swarantt.Net – Pekarangan rumah yang biasanya dibiarkan begitu saja tanpa dikelola, dengan adanya program kebun Gizi Wahana Visi Indonesia (WVI) Manggarai, akhirnya menjadi lahan yang produktif.

Melalui program pelatihan dan pendampingan cara mengolah lahan tidur, untuk ditanami sayur mayur dan jenis tanaman holtikultura lainnya, WVI Manggarai berhasil merubah mindset masyarakat agar memanfaatkan pekarangan rumah sebagai kebun Gizi.

Desa Liang Sola Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat salah satu Desa yang dipilih WVI Ruteng, sebagai sasaran untuk pengembangan kebun Gizi dengan memanfaatkan pekarangan rumah.

Foto bersama Petani sayur Desa Liang Sola, Tim Enumerator WVI dan Pendamping Program Kesehatan WVI Manggarai (Foto:Silve)

Marselinus Jelalu, Kalistus Juni, Bonefasius Ambon petani sayur Desa Liang Sola, kepada swarantt.net di lokasi Rabu (21/08/2019) mengungkapkan, program kebun Gizi yang dicanangkan oleh WVI sangat bermanfaat bagi masyarakat. Selain untuk pemenuhan gizi keluarga kata mereka, hasil panenan sayur mayurpun sebagiannya bisa di jual untuk mendapatkan uang demi pemenuhan kebutuhan lain dalam keluarga.

Sementara itu pendamping program kesehatan Wahana Visi Indonesia Manggarai Erasmus Walter Sudirman kepada media ini mengatakan, WVI berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui program kebun gizi, dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan untuk ditanami sayur-sayuran, wortel ataupun tomat. Sehingga kata Dia gizi keluarga sebagiannya bisa dipenuhi.

Baca Juga :   Yayasan Alit Indonesia dan JPIC Keuskupan Ruteng Gelar Kegiatan Kampanye Tolak Kekerasan Terhadap Anak

“kita dari WVI berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan keluarga, dengan melakukan pendampingan agar, pekarangan rumah dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk ditanami sayur,wortel, tomat serta tanaman holtikultura lainnya demi pemenuhan gizi keluarga” kata Eras.

Pantauan media ini di lokasi, terlihat di setiap pekarangan rumah di kampung Wae Mata, Desa Liang Sola, Kecamatan Lembor, lahar tidur yang sebelumnya dibiarkan begitu saja, berubah menjadi lahan yang begitu hijau dan asri karena di penuhi tanaman sayur mayur,tomat dan wortel.[Silve]

Komentar

News Feed