oleh

Wakil Bupati Manggarai Bersama Kapolres Pantau Kesiapan Faskes di Puskesmas Wae Codi dan Puskesmas Pagal

-DAERAH-737 views

Manggarai, SwaraNTT.Net Wakil Bupati (Wabup) Manggarai, Heribertus Ngabut memantau kesiapan berbagai fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan di Puskesmas Wae Codi Kecamatan Cibal Barat dan Puskesmas Pagal Kecamatan Cibal, pada kamis (15/07/2021).

Dalam kunjungannya, Wabup Heribertus Ngabut, yang didampingi Kapolres Manggarai AKBP Mas Anton Widyodigdo; Plt. Dinas Sosial Kabupaten Manggarai, Micha Octovianus Dima; Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Manggarai, Lodovikus D. Moa;  dan staf Dinkes Manggarai.

Saat menemui sejumlah tenaga kesehatan di puskesmas Pagal, Wabup Heri Ngabut mengungkapkan, dalam kondisi pandemi Covid 19 saat ini, sektor kesehatan dituntut untuk meningkatkan pelayanan publik secara prima kepada masyarakat.

“Kunjungan ini dalam rangka pengecekan kesiapan fasilitas kesehatan di setiap puskesmas demi mewujudkan peningkatan pelayanan kesehatan untuk masyarakat di Kabupaten Manggarai,” jelasnya

Menurutnya, tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 yang terus meningkat sampai saat ini.

“Saya merasa bersyukur dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada saudara sekalian, para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan pembangunan kesehatan” ucapnya

Kapolres Manggarai AKBP Mas Anton Widyodigdo, dalam arahannya menjelaskan, satuan tugas (satgas) Covid-19 di Kabupaten Manggarai, sudah maksimal dalam pencegahan penyebaran Virus Covid-19.

Dalam arahannya, Kapolres Manggarai AKBP Mas Anton Widyodigdo mengharapkan agar warga masyarakat harus tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas, misalnya tetap gunakan masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir.

Baca Juga :   Satgas Yonif 516/CY Bangun Bak Penampungan Air Minum Bersih Warga Tetop

Kepada Wabup Heri Ngabut, dr. Eustakia Y. Ega Pena, menjelaskan saat ini total yang terkonfirmasi postif Covid-19 di Kecamatan Cibal sebanyak 18 orang, dengan rincian; 11 orang di Kelurahan Pagal, 2 orang di Desa Nenu, 4 orang di Desa Rado, dan 1 orang di Desa Golo Ncuang.

Kriteria pasien yang terkonfirmasi pasitif Covid-19 di kecamatan Cibal, lanjut dr. Eustakia Y. Ega Pena, adalah kriteria pasien gejala ringan dan dilakukan isolasi mandiri.

Sementara sejumlah petugas kesehatan puskesmas Pagal, menjelaskan selama dua bulan terjadi kekurangan obat-obatan seperti Vitamin C, obat batuk, alkohol, dan obat sesak nafas

Sejumlah petugas tersebut berharap pemerintah segera merespon terkait kelangkaan obat-obatan di puskesmas Pagal saat ini.

News Feed