oleh

Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin Membuka Acara ICCIS di Bali

BALI, SwaraNTT.Net  Gubernur Bali I Wayan Koster, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., Kapolda Bali Irjen Pol Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M., Danlanud Ngurah Rai, dan Danlanal Denpasar, serta Kejaksaan Tinggi (Kajati)  Bali, menyambut kedatangan Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin dan Ibu Hj. Estu Wury Ma’ruf Amin beserta rombongan, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, pada Senin (4/11/2019).

Berangkat dari Halim Perdanakusuma Jakarta, Pesawat Khusus Kepresidenan A-7307/B-737-400/TNI-AU yang membawa rombongan Wakil Presiden RI tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Apron 61 pada pukul 09.10 Wita. Setelah istirahat beberapa saat di VVIP Room 1, rombongan Wapres RI bertolak menuju ke Hotel The Apurva Kempinski, Nusa Dua Bali.

Kedatangan orang nomor 2 Indonesia ini mendapat pengamanan ketat dari aparat TNI-Polri dan Paspampres. Polda Bali sendiri menerjunkan 550 personel yang disebar disejumlah titik dari Bandara Ngurah Rai sampai dengan lokasi kegiatan yang akan dikunjungi.

Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin dan Ibu Hj. Estu Wury Ma’ruf Amin beserta rombongan, pada kunjungan kerjanya kali ini di Provinsi Bali yakni dalam rangka menghadiri sekaligus membuka secara resmi acara The 3rd Indonesian Constitutional Court International Symposium (ICCIS) 2019 yang digelar di Candi Ballroom Hotel The Apurva Kempinski Bali.

Acara yang diselenggarakan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia tersebut bertajuk “Constitutional Court and the Protection of Social and Economic Rights”, dihadiri 14 perwakilan negara sebagai peserta dan 5 negara peneliti.

Sebagai Sekretaris tetap The Association of Asian Constitutional Court (AACC) Bidang Perencanaan dan Koordinasi, melalui acara ini, MK RI berupaya untuk saling berbagi ide, pengalaman dan pemikiran intelektual, serta tentunya diharapkan dapat menjalin hubungan kerja sama yang lebih erat, sehingga peran MK RI dan lembaga sejenis makin menggema dengan kuat dalam perlindungan hak konstitusional warga negara di dunia.

Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin, dalam sambutannya menegaskan MK harus memperjuangkan hak sosial dan hak ekonomi dari masyarakat, selain dalam aspek hukum dan konstitusi.

Baca Juga :   Kementerian Desa Dorong 10.000 Terbentuknya Desa Wisata Di Indonesia

Ketua MK, Anwar Usman, menyampaikan simposium internasional itu memang bertujuan memperkuat perlindungan hak asasi manusia, penegakan prinsip-prinsip demokrasi, dan pelaksanaan rule of law.

“Simposium internasional ini, dapat digunakan sebagai forum untuk bertukar pandangan dan pengalaman, khususnya bagi lembaga peradilan, dalam memberikan perlindungan terhadap hak sosial ekonomi warga negara, dari berbagai perspektif negara-negara yang berbeda,” ujar Anwar.

 

Penulis: Gregorius Setiawan

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed