oleh

Warga Keluhkan Kondisi Jalan Benteng Jawa – Dampek di Manggarai Timur Rusak Parah

-DAERAH-390 views

Manggarai Timur SwaraNTT.Net – Beberapa titik jalan di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami rusak parah, Seperti di ruas jalan penghubung Benteng Jawa – Dampek tepatnya di wilayah Desa Golo Mangung dan wilayah Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda. Kondisi jalan Kabupaten itu sangat memprihatinkan.

Pantauan media ini, Jum’at (9/10/2020) siang, selain aspal yang sudah terkelupas, terdapat beberapa lubang besar dibeberapa titik menghiasi disepanjang badan jalan tersebut.

Marcel Bolin (32) salah satu warga yang ditemui media ini di lokasi, mengaku kecewa dengan kondisi jalan yang sudah rusak parah itu.

Baca Juga: Pembobol Rumah Seorang Pelajar di Mabar, Ditangkap Tim Jatanras Komando Mobile Dobrak

Menurutnya, kondisi jalan tersebut sangat mengganggu keamanan dan kenyamanan setiap pengendara baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

“Ini sangat mengganggu sekali keselamatan kami pak, baik oto (mobil) apalagi motor,” keluhnya.

Lanjut Marcel, dirinya menilai pemerintah seakan menutup mata, pasalnya meski kondisi jalan yang rusak parah itu sudah sangat lama, namun hingga kini belum juga diperhatikan.

“Mungkin pemerintah tidak melihat kondisi jalan ini padahal sudah lama sekali rusaknya pak,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pengendara Fidelis Jemahar Sanat (30) juga turut mengungkapkan kekecewaannya, menurutnya kondisi jalan yang rusak parah itu sangat berdampak pada pendistribusian hasil para petani. Baginya, infrastruktur yang layak sangat berimbas pada perekonomian masyarakat.

“Sebagaimana pun akibat situasi dan kondisi jalan yang rusak parah berdampak pada distribusi hasil para petani, realita ini penting untuk di dengar oleh pemkab Manggarai Timur, karena infrastruktur yang layak berimbas pada urat nadi perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Selain itu kata Fidelis, kegiatan mobilitas warga juga sangat terganggu. “Sangat terganggu apalagi sopir dan tukang ojek yang setiap hari lewat karena itu adalah sumber penghasilan mereka,” tuturnya.

Fidelis pun berharap, agar pemerintah segera menanggapi keluhannya tersebut. “Semoga cepat diperbaiki saja pak,” imbuhnya.

 

Laporan: Flori

News Feed