oleh

WVI Ruteng Bersama Masyarakat Pong Majok dan Wae Mowol Bangun  RKB SDN Ledang Lembor

Labuan Bajo,Swarantt.net – Wahana Visi Indonesia (WVI) Ruteng bersama masyarakat Desa Pong Majok dan Desa Wae Mowol, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat gotong royong membangun empat (4) Ruang Kelas Baru (RKB) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ledang Lembor. Pembangunan empat RKB ini diinisiasi oleh WVI Ruteng.

Demikian disampaikan Kepala Sekolah SDN Ledang Felix Nahor kepada swarantt.net di ruang kerjanya Rabu (04/09/2019). Lebih lanjut Dia menjelaskan untuk memenuhi kebutuhan material dan juga sarana lain dalam pembangunan RKB ini,setiap Kepala Keluarga dimintai sumbangannya sebesar Rp.700.000.

Lebih lanjut Dia menjelaskan untuk kebutuhan tenaga pekerja, batu dan pasir semuanya ditanggung secara swadaya oleh masyarakat sementara kebutuhan lainnya disiapkan oleh
Wahana Visi Indonesia (WVI) Ruteng.

“Wahana visi Indonesia yang menanggung semua materialnya kecuali batu, pasir, itu orang tua yang tanggung, dengan kerjanya itu semua dari masyarakat dan waktu itu ada juga sumbangan per kepala keluarga yaitu 700 ribu, tetapi ada yang kasih lebih ada juga yang tidak sampai kesitu” kata Feliks.

Kepala Sekolah bersama Guru-guru SDN Ledang Lembor,(Foto:Silve)

Tahun 2014 lanjut Kepsek Feliks, Kegiatan Belajar Mengajar selama 2 Minggu sempat dilaksankan dibawah pohon. Hal ini terjadi karena ketiadaan ruangan sebab rombongan belajar melebihi ruangan yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat. Keadaan inilah akhirnya yang membuat Wahana Visi Indonesia tergerak untuk menginisiasi, agar  bersama dengan masyarakat membangun ruang kelas baru di SDN Ledang.

Saat ditanya apakah Pemkab Mabar selama ini tidak memberikan perhatian kepada SDN Ledang Dia menjelaskan, ada dua ruangan yang dibangun oleh Pemda tetapi tidak cukup untuk digunakan sebagai ruang kelas.

Pada tahun 2018 kata Dia sempat ada informasi bahwa SDN Ledang akan mendapat  tambahan ruang di tahun anggaran 2019, tetapi hingga saat ini belum ada  kepastian. Padahal kata Dia pada saat peresmian empat ruang kelas baru itu pihak Dinas Pendidikan juga diundang.

“Ini tahun ke 6 saya kepala sekolah disini, itu pemerintah hanya bisa buat dua ruang saja,mungkin karena sekolah baru sehingga perhatiannya kurang, itupun kalau dapat kalau tidak, mau bagaimana lagi dan waktu peresmian kami juga undang dinas pendidikan Manggarai Barat untuk hadir” imbuhnya.

Baca Juga :   Posko Peduli Bencana ACT Bali Siap Salurkan Donasi Dermawan

Dengan adanya gedung baru yang dibangun WVI dan masyarakat, KBM SDN Ledang saat ini kata Dia sudah bisa berjalan dengan baik dan lancar. Yang masih dibutuhkan saat ini kata Kepsek Feliks, adalah ruangan Guru dan ruangan UKS. Pantauan media ini ruangan perpustakaan masih disatukan dengan ruangan guru.

Dibagian akhir Dia menyampaikan terima kasih kepada WVI dan berharap kerjasama serta dampingannya terus dipertahankan dan ditingkatkan karena masyarakat sangat antusias dengan program bantuan seperti ini.

Gedung sekolah pertama SDN Ledang sebelum adanya gedung sekolah yang baru

Sementara itu Manager WVI Ruteng, Tommy Pinem menjelaskan SDN Ledang merupakan salah satu dampingan dari WVI untuk mengembangkan pendidikan ramah anak dan berkarakter. Oleh sebab itu banyak training ataupun soft skills yang dikembangkan bersama para guru dan mitra dari sekolah.

Untuk pendidikan bisa berjalan dengan baik kata Tommy salah satu pendukungnya juga adalah tersediannya infrastruktur sekolah yang aman dan nyaman agar proses belajar dan mengajar dapat berjalan dengan baik.

“WVI berkerjasama dengan Kedutaan Jepang yang juga memiliki fokus untuk memperbaiki sekolah-sekolah, WVI dipercaya untuk membantu proses perbaikan sekolah yang ada di SDN Ledang, dengan harapan agar anak dan guru dapat memiliki ruang belajar dan mengajar yang aman dan nyaman, untuk pengembangan kemampuan dan karakter anak yang ada di sekolah” kata Tommy.

Untuk saat ini lanjut Tommy WVI baru membangun SDN Ledang saja, sedangkan SDK Rangga masih dalam tahapan perbaikan ruang kelas yang terpilih saja dan saat ini masih dalam proses.[Silve]

Komentar

News Feed